Pantau Flash
7 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Hotel Fasilitas COVID-19 India
Ronaldinho Segera Bebas Setelah Kejaksaan Sepakati Kesepakatan
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri
TikTok Ancam Tempuh Jalur Hukum Usai Diblokir Donald Trump

PSSI Belum Berencana Angkat Sekjen Definitif

PSSI Belum Berencana Angkat Sekjen Definitif PSSI (Foto: pssi.org)

Pantau.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan bahwa organisasi sepak bola nasional itu belum berencana untuk mengangkat sekretaris jenderal definitif (tetap) setelah Ratu Tisha Destria mengundurkan diri dari posisi tersebut pada April 2020.

"Kami fokus ke Piala Dunia U-20 dahulu," ujar Iriawan di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Purnawirawan Polri berpangkat akhir komisaris jenderal itu meminta publik tidak terlalu memusingkan absennya seorang sekjen definitif di struktur organisasi PSSI.

Baca juga: Pemerintah dan PSSI Intensifkan Persiapan Piala Dunia U-20

Iriawan menilai, saat ini pekerjaan-pekerjaan di PSSI mampu dituntaskan dengan baik di bawah koordinasi pelaksana tugas Sekjen PSSI Yunus Nusi dan Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita.

"Saya sudah nyaman dengan teman-teman yang bisa menyelesaikan pekerjaan. Tidak gampang juga mencari sekjen. Sekarang semuanya sudah berjalan," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Di PSSI, sosok sekretaris jenderal dapat diangkat kapan saja dan tidak perlu melalui mekanisme kongres.

Sekjen PSSI dapat diusulkan langsung oleh ketua umum PSSI dan disahkan setelah mendapat persetujuan dari komite eksekutif (Exco).

Dalam Ayat 3 Pasal 61 Statuta PSSI, ada setidak-tidaknya 10 tugas seorang sekjen mulai dari melaksanakan keputusan yang disahkan oleh Kongres PSSI dan Komite Eksekutif sesuai dengan arahan Ketua Umum sampai mengusulkan staf untuk membantu ketua umum kepada ketua umum.

Baca juga: Jokowi Berharap Timnas Indonesia Lolos Penyisihan Grup Piala Dunia U-20

Seorang sekjen pun menjadi ujung tombak PSSI dalam menjaga hubungan baik dengan anggota PSSI, Asosiasi Provinsi PSSI, Asosiasi Kabupaten, Asosiasi Kota, komite-komite, FIFA, AFC dan AFF.

Pada Ayat 2 Pasal 61 itu juga disebutkan bahwa Sekjen PSSI harus ditunjuk berdasarkan perjanjian yang diatur oleh hukum privat dan harus memenuhi kriteria dan kualifikasi profesional yang dapat dibuktikan dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: