Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Rezaldi Hehanussa Kenang Sulitnya Hentikan Riko Simanjuntak

Rezaldi Hehanussa Kenang Sulitnya Hentikan Riko Simanjuntak Rezaldi Hehanusa. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Bek Persija Jakarta Muhammad Rezaldi Hehanussa memuji rekan setimnya Riko Simanjuntak, dengan menyebut pemain berposisi sayap tersebut sangat sulit dihentikan dalam pertandingan.

Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Kamis (21/5/2020), Rezaldi menyebut bahwa Riko merupakan pesepak bola yang membuat pemain bertahan sulit untuk membantu serangan karena harus fokus menjaganya.

Pria yang akrab disapa Bule itu pernah merasakan sendiri kualitas Riko. Pada tahun 2017, Riko yang masih memperkuat klub Semen Padang berhadapan dengan Rezaldi di skuat Persija.

Baca juga: Manajemen Barito Putera Sebut Utang dan Subsidi Tak Dibahas di RUPS PT LIB

Rezaldi mengakui mereka sempat beradu teknik dengan Riko. Akan tetapi, karena memang lincah, Riko berhasil membuat pesepak bola berusai 24 tahun itu mendapatkan kartu kuning.

"Momen yang paling saya ingat saat lawan dia, ketika itu saya pernah mendapatkan kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras. Itu karena kecepatannya," tutur dia.

Menurut Rezaldi, tim mana pun harus melakukan penjagaan maksimal ketika menghadapi Riko Simanjuntak.

Baca juga: Essien Sebut Membela Persib Adalah Salah Satu Momen Terindah Karirnya

Oleh karena itu, dia bersyukur tidak harus menghadapi Riko lagi karena pemain asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, itu sudah bergabung dengan Persija sejak akhir tahun 2017.

Riko dan Rezaldi menjadi elemen penting di skuat saat berjuluk Macan Kemayoran sampai saat ini. Mereka pernah membawa Persija merebut tiga gelar juara di tahun 2018 yakni Liga 1 Indonesia dan dua turnamen pramusim Piala Presiden serta Boost Sports Fix Super Cup.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: