Pantau Flash
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta Jadi Rujukan COVID-19
Wali Kota Bandung Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga COVID-19
Kota Sukabumi Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat COVID-19
Kasus Baru Positif COVID-19 di Indonesia Hampir 5.000 per 25 September
Pembayaran Klaim Asuransi Terkait COVID-19 Capai Rp216 Miliar

Rizky Pora: Sepak Bola Tanpa Penonton Terasa Hambar

Rizky Pora: Sepak Bola Tanpa Penonton Terasa Hambar Rizky Pora. (Foto: instagram Barito Putera)

Pantau.com - Kapten tim Barito Putera Rizky Pora menyambut baik wacana kompetisi kembali dilanjutkan sekitar September atau Oktober dan jika memang harus tanpa dihadiri penonton maka harus diterima meski akan terasa hambar.

"Pasti hambar. Sepak bola tanpa suporter ibarat sayur tanpa garam. Tapi mau gimana lagi, terlalu beresiko kalau pertandingan digelar dengan penonton," ujar Rizky Pora seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: FIFPro Kritik Keras PSSI Soal Kebijakan Pemotongan Gaji Pemain

Ia memahami kompetisi digelar tanpa penonton merupakan keputusan bijak yang mesti diambil. Pasalnya kesehatan dan keselamatan semua pihak harus menjadi prioritas utama.

Di satu sisi, ia juga mendorong agar federasi serta operator liga benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat ketika tim berlatih maupun bertanding.

"Intinya kita harus utamakan kesehatan dan keselamatan semua orang. Kalau memang lanjut, protokol kesehatannya harus disiapkan sedemikian rupa," kata dia.

Baca juga: PSSI Sebut Mayoritas Klub Liga 2 Keluhkan Keuangan, Minta Dicarikan Sponsor

"Minimal dalam seminggu harus ada beberapa kali tes kesehatan untuk memastikan bahwa benar-benar aman," ujarnya menambahkan.

Rizky Pora belum mengetahui kapan manajemen akan mengumpulkan para pemain meski mulai ada titik terang soal kelanjutan kompetisi. Namun yang pasti, saat kembali dikumpulkan seluruh pemain harus dalam kondisi fit.

"Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang. Minimal dari saya harus mempersiapkan diri dengan baik. Karena kalau menunggu tim, kita tidak tahu kapan akan kumpul, apakah sebulan lagi atau beberapa minggu lagi," katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia