Pantau Flash
FKUB Minta Pemprov Papua Gandeng Ulama saat Investigasi di Jawa Timur
Minta Penjelasan Soal Pajak IMEI, Sri Mulyani akan Datangi Menkominfo
Wali Kota Depok Pilih Gabung DKI Jakarta Ketimbang Provinsi Bogor Raya
Kondusif, Pertamina Kembali Salurkan BBM di Manokwari, Sorong, dan Jayapura
Wiranto Sebut Situasi Keamanan di Papua Sudah Kondusif

112 Orang Tewas Akibat Banjir di Jepang, 78 Hilang

112 Orang Tewas Akibat Banjir di Jepang, 78 Hilang Banjir Jepang. (Foto: Reuters/Issei Kato)

Pantau.com - Tim penyelamat di Jepang barat kembali melakulan pencarian terhadap korban hilang dalam banjir yang menerjang Jepang. Setidaknya hingga kini 112 orang dinyatakan tewas dan 78 orang hilang.

Para pejabat mengatakan dampak ekonomi secara keseluruhan tidak jelas. Hujan mengguyur di wilayah barat Jepang. Kondisi menyengat yang mendorong suhu di atas 30 Celcius (86 Fahrenheit), memicu kekhawatiran panas-stroke di daerah terputus dari listrik atau air.

"Kami tidak bisa mandi, toilet tidak berfungsi dan persediaan makanan kami mulai menipis," kata Yumeko Matsui, seorang warga yang telah kekurangan air sejak Sabtu lalu.

"Air kemasan dan teh botol semuanya hilang dari toko-toko dan toko-toko lainnya," kata pekerja sekolah perawat berusia 23 tahun itu di sebuah stasiun penyediaan air darurat.

Baca juga: 64 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat di Jepang

Sekitar 11.200 rumah saat ini tidak memiliki listrik. 

Melansir Reuters, Senin (9/7/2018), Perdana Menteri Shinzo Abe membatalkan perjalanan ke luar negeri karena bencana itu. Rencananya, Abe akan melakukan perjalanan ke Belgia, Prancis, Arab Saudi, dan Mesir.

Jumlah korban tewas akibat hujan lebat di Jepang dilaporkan menjadi 64 orang pada Minggu waktu setempat (8/7/2018). Berbagai laporan menyebutkan kondisi terkini di sana sangat berbahaya, air di sungai-sungai meluap dan memaksa beberapa juta orang meninggalkan rumah-rumah mereka.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: