Forgot Password Register

112 Orang Tewas Akibat Banjir di Jepang, 78 Hilang

Banjir Jepang. (Foto: Reuters/Issei Kato) Banjir Jepang. (Foto: Reuters/Issei Kato)

Pantau.com - Tim penyelamat di Jepang barat kembali melakulan pencarian terhadap korban hilang dalam banjir yang menerjang Jepang. Setidaknya hingga kini 112 orang dinyatakan tewas dan 78 orang hilang.

Para pejabat mengatakan dampak ekonomi secara keseluruhan tidak jelas. Hujan mengguyur di wilayah barat Jepang. Kondisi menyengat yang mendorong suhu di atas 30 Celcius (86 Fahrenheit), memicu kekhawatiran panas-stroke di daerah terputus dari listrik atau air.

"Kami tidak bisa mandi, toilet tidak berfungsi dan persediaan makanan kami mulai menipis," kata Yumeko Matsui, seorang warga yang telah kekurangan air sejak Sabtu lalu.

"Air kemasan dan teh botol semuanya hilang dari toko-toko dan toko-toko lainnya," kata pekerja sekolah perawat berusia 23 tahun itu di sebuah stasiun penyediaan air darurat.

Baca juga: 64 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat di Jepang

Sekitar 11.200 rumah saat ini tidak memiliki listrik. 

Melansir Reuters, Senin (9/7/2018), Perdana Menteri Shinzo Abe membatalkan perjalanan ke luar negeri karena bencana itu. Rencananya, Abe akan melakukan perjalanan ke Belgia, Prancis, Arab Saudi, dan Mesir.

Jumlah korban tewas akibat hujan lebat di Jepang dilaporkan menjadi 64 orang pada Minggu waktu setempat (8/7/2018). Berbagai laporan menyebutkan kondisi terkini di sana sangat berbahaya, air di sungai-sungai meluap dan memaksa beberapa juta orang meninggalkan rumah-rumah mereka.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More