Pantau Flash
Seniman Djaduk Ferianto Meninggal Dunia
Boeing Klaim 737 MAX Kembali Layani Penerbangan Komersil Januari Mendatang
PAN: Kami Dukung Amandemen Terbatas UUD
Dovizioso Akui Berat Rebut Gelar Juara Tim MotoGP 2019
DPD RI Sebut Pilkada Bisa Kembali Dipilih oleh DPRD

16 Tewas Akibat Serangan Udara di Yaman, Koalisi Saudi Dituding Mendalangi

16 Tewas Akibat Serangan Udara di Yaman, Koalisi Saudi Dituding Mendalangi Sejumlah relawan kesehatan Bulan Sabit Merah berdiri di lokasi bangunan yang hancur akibat serangan udara Arab Saudi. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Serangan udara yang dituding dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi menewaskan sedikitnya 16 orang di Provinsi Dalea di Yaman, yang dikuasai al-Houthi, menurut warga dan stasiun TV al Masirah milik kelompok tersebut.

Serangan itu muncul empat hari setelah al-Houthi, kelompok yang bersekutu dengan Iran, mengatakan mereka akan menghentikan serangan peluru kendali dan 'drone' ke Arab Saudi jika koalisi yang menargetkan Yaman juga melakukan hal serupa.

Baca juga: 3 WNI Diculik Kelompok Bersenjata di Perairan Tambisan Malaysia

Awal September ini al-Houthi mengklaim serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi, yang mulanya mengurangi hingga separuh jumlah produksi minyak kerajaan tersebut. Washington dan Riyadh menyalahkan Iran atas serangan itu.

Stasiun TV al-Masirah melaporkan 16 orang di sebuah bangunan, termasuk tujuh anak-anak, tewas akibat serangan yang dilancarkan koalisi pimpinan Saudi. Tidak ada pernyataan langsung dari koalisi terkait insiden tersebut.

Baca juga: Coba Tengok Gambar Ini! Beda Indonesia dengan Australia dalam Bertindak

Arab Saudi memimpin koalisi yang melakukan intervensi pada 2015 untuk mengembalikan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang digulingkan dari kekuasaan di Sanaa oleh kelompok al-Houthi pada akhir 2014.

Mereka melancarkan banyak serangan udara ke sejumlah wilayah al-Houthi.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: