
Pantau.com - Komedian Hasan Minhaj buka suara setelah Netflix menghapus satu episode acaranya, 'Patriot Act with Hasan Minhaj', karena diprotes Kerajaan Arab Saudi. Dia mengatakan tindakan itu justru akan membuat orang-orang penasaran dan ingin menontonnya.
"Jelas, cara terbaik menghentikan orang menonton sesuatu adalah dengan melarangnya, membuatnya trending dan menaruhnya di Youtube," cuit Minhaj di Twitter, Rabu (2/1).
Clearly, the best way to stop people from watching something is to ban it, make it trend online, and then leave it up on YouTube.Let’s not forget that the world’s largest humanitarian crisis is happening in Yemen right now. Please donate: https://t.co/znMP8vyJma https://t.co/t2VUDhhIdB
— Hasan Minhaj (@hasanminhaj) 2 Januari 2019
Dia kemudian menyerukan soal krisis kemanusiaan di Yaman, dan memohon sumbangan dana ke Komite Penyelamat Internasional.
Baca juga: Netflix Boleh Juga Nih, Bikin Parodi Pembunuhan Khashoggi yang Mencaplok MbS
Kerajaan Arab Saudi meminta Netflix menghapus acara Minhaj karena diduga melanggar undang-undang siber negara itu.
Baca juga: Baru Seminggu Rilis, Film 'Bird Box' Pecahkan Rekor Jumlah Pelanggan Terbanyak di Netflix
Dalam episode yang dihapus itu, Minhaj mengkritisi Arab Saudi dan Pangeran Mahkota Mohammed bin Salam atas cara mereka menangani Yaman, pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi dan hal-hal lainnya.
- Penulis :
- Rifeni








