Forgot Password Register

Ada Kejanggalan Kasus Ahmad Dhani di Mata Fadli Zon, Seperti Apa?

Ada Kejanggalan Kasus Ahmad Dhani di Mata Fadli Zon, Seperti Apa? Pertemuan Ahmad Dhani dan Fadli Zon (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ahmad Dhani menggelar pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, guna membahas kejanggalan penetapan tersangkanya atas dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang saat ini berjalan di Polda Jawa Timur. 

Usai pertemuan itu, Fadli berpandangan ada kejanggalan dalam perkara hukum yang sedang dihadapi oleh musisi senior itu. Menurutnya, tidak ada kejelasan hukum terhadap pihak yang merasa dicemarkan nama baiknya.

"Kita sudah sama-sama dengar terhadap saudara Ahmad Dhani Prasetyo terkait dengan ucapan yang dianggap sebagai pencemaran nama baik. Meskipun tidak jelas siapa yang dicemarkan nama baiknya, tidak ada alamatnya, tidak ada orangnya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Sambangi Gedung DPR, Ahmad Dhani akan Sampaikan Hal Ini ke Pimpinan DPR

Fadli mengungkapkan, kasus yang menjerat Dhani itu terkesan sangat dipaksakan oleh aparat. Ia menuturkan perkara ini harus didalami oleh Komisi III di DPR RI.

"Saya sendiri berpendapat bahwa ini adalah satu perkara yang sangat menggelikan di era demokrasi kita. Hukum sudah dijadikan suatu alat kekuasaan dan hal yang tidak perlu diada-adakan seolah-olah ini pelanggaran hukum untuk menakut-nakuti," imbuhnya.

Sementara di sisi lain, terkait kata 'idiot' yang diucapkan Dhani kepada oknum Banser yang diperkarakan saat ini dianggap bukan sebagai delik pelanggaran Undang-undang ITE. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai penyebutan kata idiot sama halnya dengan pernyataan sontoloyo seperti apa yang dilontarkan Presiden RI Joko Widodo.

Baca juga: Polda Jatim Segera Limpahkan Kasus Pencemaran Nama Baik Ahmad Dhani ke Kejaksaan

"Menurut saya ini persis seperti kata sontoloyo lah. Ini bukan suatu tindakan pidana. Masa ngomong bodoh, bangsat jadi suatu tindak pidana. Saya kira ini merupakan penghinaan terhadap akal sehat kita terhadap demokrasi kita," tuturnya.

Usai pertemuan ini, Fadli berjanji akan langsung menyampaikan keluhan Dhani ke Komisi III DPR RI dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Harapannya, agar keadilan bisa ditegakkan.

"Nanti akan kita mintakan komisi terkait, dalam hal ini Komisi III untuk bisa memperdalam. Tapi selanjutnya saya juga akan teruskan surat-surat ini kepada pihak, instansi-instansi terkait," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More