Forgot Password Register

Amerika Serikat Ogah Jual Jet F-35, Turki Kebakaran Jenggot

Pesawat jet F-35. (Foto: Reuters/Axel Schmidt) Pesawat jet F-35. (Foto: Reuters/Axel Schmidt)

Pantau.com - Turki memberikan ancaman untuk Amerika Serikat jiak gagal memenuhi penjualan jet F-35. Hal itu terjadi setelah nggota parlemen AS melarang pengiriman jet ke Ankara atas pembelian S-400 Rusia.

“Jika saya membutuhkan senjata semacam itu, saya pasti akan mendapatkan kebutuhan langsung saya dari suatu tempat. Tapi saya tidak berpikir akan ada masalah. Dalam banyak resolusi yang menetapkan sanksi, Kongres meninggalkan kata terakhir kepada pemerintah, "Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (31/5/2018).

Baca juga: Hamas: Kelompok Bersenjata Palestina Setuju Gencatan Senjata dengan Israel

Dia melanjutkan, kesepakatan antara Turki dan AS untuk penjualan jet tempur adalah perjanjian hukum substansial. "Kesepakatan ini tidak ada hubungannya dengan pengadaan S-400 kami," kata Cavusoglu.

AS memang belum menyampaikan secara resmi ketidaksetujuannya terkait pembelian pesawat Rusia S-400 oleh Turki.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert menyatakan, memiliki kekhawatiran terkait potensi akuisisi sistem Turki. Dia mengatakan bahwa sebagai sesama anggota NATO, Turki seharusnya hanya menggunakan sistem yang kompatibel dengan NATO.

Baca juga: Reformasi Putra Mahkota Arab Saudi Makan Korban, PBB Sampaikan Pesan Tegas

Dengan hal itu, AS mengeluarkan RUU yang berusaha melarang pengiriman F-35 ke Turki. Hal itu juga merujuk kepada ketakutan jika Turki akan menjadi negara yang otoriter.

Hubungan antara Turki dan AS telah tegang dalam beberapa bulan terakhir karena sejumlah masalah. Yang terbesar adalah penolakan Turki terkait kebijakan Donald Trump memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Turki telah melakukan serangan ke wilayah Afrin Suriah utara melawan YPG Kurdi Suriah sejak Januari. Turki juga marah dengan dukungan Washington kepada YPG, yang dianggap sebagai organisasi teroris terkait dengan militan Kurdi yang dilarang di Turki.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More