Pantau Flash
JK: Masyarakat Papua Diharapkan Terima Permintaan Maaf Gubernur Khofifah
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet

Anies Baswedan Penutupan IFW 2019: Para Desainer Teruslah 'Melanggar'

Anies Baswedan Penutupan IFW 2019: Para Desainer Teruslah 'Melanggar' Anies Baswedan (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menutup pagelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2019, yang telah berlangsung selama lima hari pada 28 hingga 31 Maret 2019.

Baca juga: Unik! Rancangan Tenun Khas Sulteng Ini Berbahan Sampah Botol Plastik

Uniknya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu meminta para perancang busana untuk terus lakukan pelanggaran. Bukan pelanggaran sesungguhnya, melainkan berani mendobrak pakem atau aturan menjadi sebuah inovasi, yang Anies umpamakan dalam perjalanan kain batik.

"Dulu batik itu hanya dipakai sebagai kain, bawahan, tidak dipakai untuk kemeja. Kemudian desainer menerobos kebiasaan itu, batik yang dipakai kain bawahan, diangkat sebagai kemeja, yang dianggap pelanggaran pakem, kini pelanggaran pakem itu telah jadi budaya," ujar Anies saat memberikan sambutannya di Closing Ceremony IFW 2019, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Minggu (31/3/2019).

Melihat perkembangan batik yang semakin banyak dipakai untuk kemeja ataupun busana, dinilai Anies sebagai hal positif dan mengangkat derajat batik, karena masyarakat Indonesia bangga dan tidak lagi malu untuk mengenakannya.

"Para desainer teruslah 'melanggar' dan buat 'pelanggaran baru', yang kita pahami ada nilai disitu, karena itu culture values sangat penting," jelas Anies.

Dalam sambutannya Anies juga menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada Presiden IFW 2019 Poppy Dharsono yang berhasil menyelenggarakan IFW sebanyak 8 kali, dan Poppy mendedikasikan 42 tahun kehidupannya untuk perkembangan fashion.

"Bahwa industri kreatif merupakan masa depan, nilai tambah didapatkan kreatifitas, nilai tambah produktivitas ada batasnya, nilai tambah kreatifitas tidak ada batasnya," tutur Anies.

Baca juga: Tampil di Penutupan IFW 2019, Agatha Suci Merasa Cantik Sekali

Sementara itu Vice IFW 2019 Musa Widyatmodjo dalam laporannya menyampaikan, dari sebanyak 33 slot acara meliputi fashion show, trunk show, fashion competitions, model competitions, dan talkshow, IFW berhasil membukukan transaksi sebanyak Rp89,1 miliar.

Adapun jumlah exhibitor mencapai 480, jumlah pengunjung sebanyak 126.000, dengan keterlibatan 170 model.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: