Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Aulia Kesuma Usai Membunuh: Lega, Saya Sempat Ucapkan Alhamdulillah

Headline
Aulia Kesuma Usai Membunuh: Lega, Saya Sempat Ucapkan Alhamdulillah

Pantau.com - Aulia Kesuma, otak pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama dan M Adi Pradana mengaku telah memiliki niat untuk menghabisi nyawa suaminya itu sejak lama.

Niat jahat itu yang terpendam selam delapan tahun menikah dengan Edi itu pun tak lagi dapat dibendung lantaran secara tertubi-tubi mendapat perlakukan buruk. Aulia berujar, niat pembunuhan itu muncul pada Juni 2019 lalu, atau tepatnya di hari perayaan Idul Fitri.

"Ya itu (niat membunuh) sejak waktu lebaran, saya sudah tidak kuat," ucap Aulia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).

Perlakukan buruk itu, kata Aulia, lantaran sikap suaminya yang selalu menudingnya telah menghabiskan uang pinjaman senilai miliaran rupiah dengan cara hidup berfoya-foya.

Bahkan, Edi juga disebut telah menudingnya menggunakan uang pinjaman itu untuk membelikan anaknya yang bernama Kalvin satu unit apartemen dan mobil. "Karena itu uang sudah benar-benar habis, jadi sisa uang itu Pak Edi ngerasa, saya masih ada," ungkapnya.

Merasa Lega Usai Membunuh

Rampung sudah niatan Aulia untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya. Bahkan, setelah melewati rentetan proses pembunuhan itu, Aulia pun mengaku lega.

"Jujur maksudnya lega iya, saya sempat mengucap Alhamdulillah dalam hati saya," katanya.

Rasa lega Aulia lantaran penderitanya dari jeratan hutang senilai puluhan miliar dapat terselesaikan atau lunas. Sebab, dengan membunuh keduanya Aulia bisa melunasi hutang-piutang itu dengan cara menjual salah satu rumahnya.

"Lepas dari utang saya yang begitu saya benar-benar menghimpit saya. 200 juta per bulan itu cari dari mana," pungkas Aulia.

Untuk diketahui, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas didalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35).

Tim Pantau
Editor
Kontributor - RZK
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: