Forgot Password Register

Headlines

Banyak Masyarakat Belum Tahu Uji Coba Perluasan Ganjil Genap

Banyak Masyarakat Belum Tahu Uji Coba Perluasan Ganjil Genap Penerapan uji coba ganjil genap (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Pantau.com - Mulai hari ini diterapkan uji coba perluasan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta. Di hari pertama uji coba diberlakukan, nampak masih banyak masyarakat yang belum mengetahui aturan ini. 

Untuk diketahui penentuan ganjil genap adalah pada angka terakhir nomor polisi kendaraan. Angka nol dianggap genap. Untuk angka terakhir ganjil maka kendaraan boleh beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan angka genap untuk tanggal genap. Aturan ganjil genap diberlakukan dari Senin sampai dengan Minggu mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Baca juga: Hari Pertama Uji Coba Perluasan Ganjil Genap, Petugas Gencarkan Sosialisasi

Dari pengamatan Pantau.com di sepanjang Jalan Jenderal S Parman yang merupakan ruas jalan perluasan ganjil genap, masih terdapat beberapa kendaraan bernomor polisi yang tak sesuai dengan tanggal hari ini. 

Diketahui hari ini tanggal 2 Juli 2018, itu berarti kendaraan yang boleh melintas di jalur perluasan ganjil genap hanya kendaraan bernomor polisi akhiran genap. Namun masih terlihat kendaraan bernomor polisi ganjil melintas di ruas Jalan S Parman.

Seperti salah satunya pengemudi truk barang bernama Bambang Trisyono yang ditemui Pantau.com kedapatan melanggar uji coba penerapan perluasan ganjil genap di simpang Tomang-Slipi. Ia mengaku belum mengetahui tentang aturan ini.

"Ya saya ini baru tau Mas (ada perluasan sistem ganjil genap)," ucap Bambang yang ditemui di Simpang Tomang-Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Sudinhub Jaksel Kerahkan Ratusan Personel Saat Uji Coba Perluasan Ganjil Genap

Meski belum mengetahui peraturan ini, Bambang mengaku hal ini sangat bagus diterapkan. Ia pun mengatakan, tak keberatan dan tak akan menemukan kendala dari penerapan perluasan ganjil genap.

"Ya bagus sih jadi kita lebih tahu semua. Tidak ada kendala enggak masalah," tuturnya.

Dalam penerapan uji coba perluasan ini Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah melakukan sosialisasi dengan menyebar beberapa spanduk di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.

"Terkait uji coba perluasan Gage (Sistem Ganjil Genap) dalam rangka mendukung AG (Asian Games) 2018 besok Dishub sudah menempatkan 30 spanduk imbauan atau sosialisasi," ucap Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko saat dihubungi, Senin (2/7/2018).

Sigit mengatakan, ada 41 simpang yang menjadi perhatian Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam rangka uji coba perluasan sistem ganjil genap ini.

"Jumlah petugas Dishub yang ditempatkan di 41 simpang ada 185 petugas setiap shift. Terbagi kedalam 2 shift yakni pagi dan siang hingga malam," tuturnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Debat di UI Jadi Titik Balik Anjloknya Suara di Pilgub Jabar

Sekadar informasi perluasan sistem ganjil genap ini dimaksudkan untuk menyambut kesiapan Indonesia dalam menyelenggaran Asian Games 2018 pada bulan Agustus mendatang. Sosialisasi mengenai perluasan juga akan dilakukan selama sebulan ke depan mulai tanggal 2 Juli sampai 31 Juli 2018. Selama sosialisasi belum akan dilakukan penindakan sanksi tilang.

Sementara ruas jalan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas Ganjil Genap akan diberlakukan, yaitu :

-Jalan Medan Merdeka Barat

-Jalan MH. Thamrin

-Jalan Jenderal Sudirman

-Jalan Sisingamangaraja

-Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan - simpang Slipi)

-Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi - simpang Tomang)

-Jalan MT Haryono (simpang UKI - simpang Pancoran - simpang Kuningan)

-Jalan HR Rasuna Said

-Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda - simpang Kalimalang - simpang UKI)

-Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis - simpang Pemuda)

-Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb - Kupingan Ancol)

-Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini - Bundaran Metro Pondok Indah -

simpang Pondok Indah - simpang Bungur - simpang Gandaria City - simpang

Kebayoran Lama)

-Jalan RA Kartini.