Pantau Flash
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman
Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur
Trump Serang Ford Karena Tak Mendukung Efisiensi Bahan Bakar

Besok Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina Gerindra, Bahas Oposisi?

Besok Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina Gerindra, Bahas Oposisi? Prabowo Subianto (Foto: Antara/Haryo Kurniawan)

Pantau.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mengumpulkan Dewan Pembina Partai Gerindra guna menentukan langkah ke depan mengenai sikap politik yang akan diambil pasca perhelatan Pilpres 2019.

Amien mengatakan, hal tersebut didapatnya usai dirinya melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto pada Selasa sore (16/7/2019) di Kemang, Jakarta Selatan. Menurutnya, Prabowo akan mengumpulkan jajaran dewan pembina partai itu pada Rabu esok.

"Nah kalau ada tambahan kalau tidak salah, Rabu malam itu memang Pak Prabowo akan mengundang Dewan Pembina Gerindra untuk musyawarah what next tadi," ujar Amien di kediamannya di Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Amien Rais Blak-blakan Soal Isi Pertemuan dengan Prabowo, Apa yang Dibahas?

Menurutnya, ia sengaja membocorkan adanya pertemuan internal Partai Gerindra tersebut agar masyarakat maupun awak media tak penasaran terkait sikap politik. 

Ia menilai namanya rekonsiliasi harus betul-betul objektif. Jika memang Jokowi nantinya mengakomodir apa yang disuarakan Prabowo selama ini maka menurutnya Gerindra perlu mempertimbangkan bergabung atau tidak.

"Maka semua bisa dipertimbangkan kalau mau rekonsiliasi dan tentu kekuatannya seperti terefleksikan di dalam hasil menurut versi KPU yang didukung oleh MK. Paling enggak 55-45. Kalau betul ya," ungkapnya.

Baca juga: Amien Rais Soal Pertemuan Jokowi-Prabowo: 1000 Persen Setuju, tapi...

Jika hal itu tidak bisa direalisasikan oleh pemerintah, maka Amien menyarankan agar Gerindra dan Prabowo mengambil peran oposisi yang bertanggung jawab, santun dan juga etis.

"Kita tunggu saja hasil dari dewan pembina Gerindra itu, sementara saya sendiri berpendapat sebaiknya memang ada oposisi yang relatif tangguh di parlemen, yaitu partai yang selama ini mendukung adil makmur, itu lebih indah, dan ini biasalah, politik itu come and go."

"Jadi enggak usah lantas secara mutlak harus dipertahankan terus dibela mati-matian," tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: