Pantau Flash
Lahir dengan Koneksi Internet dan Medsos, Gen Z Waspadai Depresi
Fasilitas Kilang Aramco Diserang, Saudi Genjot Pemulihkan Produksi Minyak
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali
Lampu Tenaga Surya akan Terangi Wilayah Terpencil di Kalimantan Barat
Gelandang Persib: Tolong Hentikan Kekerasan Pada Sepakbola

BPN: Saksi Ahli KPU Justru Perkuat Saksi 02

BPN: Saksi Ahli KPU Justru Perkuat Saksi 02 Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Antara/ Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut justru saksi ahli yang dihadirkan pihak KPU di sidang sengketa Pilpres 2019 di MK malah memperkuat saksi dari kubu pemohon yakni paslon Prabowo-Sandi.

"Ahli yang diajukan oleh termohon justru memperkuat kesaksian sebelumnya yang di sampaikan oleh saksi ahli kita juga saksi fakta yang kita sampaikan, salah satunya adalah Situng dan website," ujar Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Saksi Ahli Pastikan Situng Tidak Bisa Diakses di Luar KPU, kecuali...

Dahnil pun mengungkapkan alasannya mengapa ia mengeluarkan pernyataan seperti itu. Menurutnya, saksi ahli termohon tidak membantah kalau Situng KPU tidak bisa dibobol.

"Jadi itu yang tidak dibantah itu yang tidak adil tidak dianulir tadi oleh saksi termohon. Jadi menurut saya kesaksian saksi dari termohon justru memperkuat bahwasannya ada fakta kecurangan yang sistematik terutama di bagian variabel situng," tuturnya.

Baca juga: Kuasa Hukum 02 Pertanyakan Jaminan Keamanan Situng, Ini Jawaban Ahli

Dahnil pun sesumbar bahwa kesaksian yang diberikan oleh pihak termohon pada hari ini sama sekali tidak melemahkan petitum yang diajukan pihaknya terutama mengenai diskualifikasi paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Dari saksi-saksi data dan fakta termasuk saksi yang disampaikan oleh termohon, petitum terutama terkait dengan diskualifikasi menjadi sangat rasional apabila Hakim punya perspektif, perspektif keadilan, perspektif yang substansial, perspektif substansial adalah pasal 22 e undang-undang Dasar 45 itu terkait dengan Pemilu yang jurdil tentu petitum diskualifikasi itu sangat rasional dan sangat pantas di dikabulkan terkait dengan termasuk keterangan oleh saksi termohon," tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: