Forgot Password Register

BPN Tolak Ajukan Gugatan ke MK, TKN: Mereka Hanya Giring Opini

BPN Tolak Ajukan Gugatan ke MK, TKN: Mereka Hanya Giring Opini Ace Hasan Syadzily (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon menyatakan pihaknya tidak akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggugat hasil Pemilu 2019. Menurutnya, ada kemungkinan pihaknya akan menggerakkan massa atau people power.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai yang dikatakan Fadli Zon sama dengan melawan aturan perundang-undangan. 

"Ya itu artinya Pak Fadli sebagai pimpinan DPR ya sama saja dengan tidak mau mengikuti undang-undang yang dibuatnya sendiri. Karena di dalam UU nomor 7 tahun 2017 jelas sekali, jika ada perselisihan tentang hasil dari pemilu termasuk pilpres, maka jalur yang akan ditempuh adalah melalui Mahkamah Konstitusi," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Nah kalau misalnya dia tidak menempuh jalur mekanisme Mahkamah Konstitusi berarti dia menerima terhadap hasil pilpres ini gitu aja," lanjutnya.

Baca juga: Fadli Zon: MK itu Useless Soal Pilpres!

Sementara alasan pihak paslon 02 enggan menggugat ke MK lantaran berkaca kepada gugatan yang pernah dilayangkan pada saat Pilpres 2014. Menurut Fadli dalam peristiwa yang lalu itu MK banyak mengabaikan temuan pihaknya.

Ace berpendapat bahwa pada waktu itu bukannya MK enggan menindaklanjuti temuan-temuan, namun menurutnya bukti yang dipaparkan cenderung kurang kuat.

"Bukan tidak ditindaklanjuti, bukti-buktinya tidak terpenuhi sehingga MK kemudian menanggap tidak perlu untuk ditindaklanjuti. Beda dong ya kan. Dia klaim bahwa dia telah terjadi kecurangan tetapi di sisi lain buktinya tidak cukup. Sekarang misalnya tuduhan kecurangan-kecurangan itu misalnya kecurangannya itu di mana," ungkapnya.

Baca juga: BPN Menolak Hasil Penghitungan Suara Versi KPU, Ini Alasannya

Lebih lanjut, Ace menilai bahwa pihak BPN saat ini hanya ingin menggiring opini masyarakat saja. Termasuk soal gerakan kedaulatan masyarakat.

"Udah jelas. Jadi ini hanya ingin menggiring opini aja menarik simpati rakyat memelihara pendukungnya," tandasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More