Forgot Password Register

Cerita Jihadi John, Eksekutor ISIS yang Doyan Smackdown

Cerita Jihadi John, Eksekutor ISIS yang Doyan Smackdown Ilustrasi ISIS. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Seorang jihadis ISIS, Jihadi John, memaksa tahanannya untuk saling bergulat di Royal Rumbles gaya WWE.

Seorang pria asal Italia Federico Motka (35) mengklaim bahwa fanatik pria bernama asli Mohammed Emwazi sudah melampaui batas. Ia memaksa tawanan untuk saling bertarung, hingga disiksa oleh pasukan eksekusi Beatles.

"Mereka menempatkan kami di sel untuk melakukan Royal Rumble," kata dia kepada Sunday Times yang dilansir dari The Sun, Selasa (21/5/2019).

"Kami jelas tidak akan bertarung satu sama lain, tetapi kamu agak tidak bisa saling bertarung karena ada potensi hukuman. Kamu harus mengerti bahwa kita seperti kerangka pada saat itu, dan kita masing-masing pingsan pada tahap lain hanya karena kelelahan."

Baca juga: 32 Orang Tewas Akibat Kerusuhan oleh Napi ISIS di Penjara Tajikistan

Tawanan dipaksa untuk menanggung siksaan, pemukulan, dan kurang tidur. Federico ditangkap bersama pekerja amal Inggris David Haines pada Maret 2013. Saat itu, ia bersama temannya ditarik keluar dari mobil setelah ditodong senjata. 

Selama penahanan, Federico dan David memulai pertemanan. Namun sayang, David akhirnya tewas setelah dipenggar Emwazi sebagai bagian dari video propaganda September 2014. Bahkan, tubuh David hingga kini tak pernah ditemukan. 

"Saya memutuskan bahwa pada musim panas saya akan meluncurkan kampanye dan memohon kepada siapa saja yang mungkin memiliki informasi tentang jasad ayah saya. Bahkan jika itu berarti pergi ke Suriah untuk mencari mereka sendiri," ujar anak David, Bethany.

Federico dan Bethany menjadi teman dekat setelah bertemu di upacara peringatan untuk David pada tahun 2014. ISIS merilis foto Jihadi John ini seminggu setelah mereka mengkonfirmasi kematiannya.

Baca juga: Otak Serangan Maut Dhaka Tewas di Tangan Pihak Keamanan Bangladesh

Share :
Komentar :

Terkait

Read More