Pantau Flash
Waspada Virus Korona, Pemerintah Tutup Penerbangan Rute Wuhan China
Soal Virus Korona, Jokowi Perintahkan Pengawasan Diperketat
Ducati Resmi Luncurkan Desmosedici GP20
BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah Akan Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan
WHO: Virus Korona dari China Tidak Ditetapkan sebagai Keadaan Darurat

DPR Targetkan RUU Pertanahan Rampung Akhir September

DPR Targetkan RUU Pertanahan Rampung Akhir September Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali mengatakan bahwa DPR menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanahan disahkan di Rapat Paripurna DPR RI terakhir yaitu 24 September 2019.

"Komisi II DPR akan rapat pengambilan keputusan Tingkat I pada 23 September. Insya Allah dibawa pada Rapat Paripurna terakhir," kata Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca Juga: Kata DPR Soal RUU Pertahanan yang Berpolemik di Tingkat Kementerian

Politisi Partai Golkar tersebut menjelaskan, Panitia Kerja (RUU) Pertanahan sudah memberikan laporan kepada Komisi II DPR, hasilnya semua fraksi menyatakan setuju dengan isi RUU tersebut.

Kendati begitu menurutnya, Komisi II DPR akan menggelar rapat lagi dengan fraksi-fraksi untuk menanyakan apakah masih ada perubahan atau sudah disetujui semua.

"Kalau sudah disetujui, langsung ambil keputusan Tingkat I yang dijadwalkan tanggal 23 September, kalau belum maka akan diperbaiki lagi," ungkapnya.

Ia mengatakan, penyerahan hasil rapat Panja ke Komisi II DPR, semua fraksi menyatakan setuju draf RUU Pertanahan namun sikap resminya ada dalam pandangan mini fraksi yang diagendakan 23 September.

Lebih lanjut, Amali menilai dalam RUU Pertanahan, ada kepastian hukum misalnya tidak boleh ada orang yang mengaku memiliki tanah karena saat ini banyak mafia tanah yang membawa-bawa atas nama masyarakat.

Baca Juga: Komnas HAM: RUU Pertahanan Tidak Tawarkan Penyelesaian Konflik Agraria

"Dalam RUU Pertanahan yang baru ini sistemnya stelsel positif, kalau yang sekarang kan negatif," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional