Pantau Flash
Joko Driyono Jalani Sidang Vonis Kasus Perusakan Bukti Pengaturan Skor
Sampah Plastik di Jawa Barat Akan Disulap Jadi Biodiesel
Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno Bahas Amnesti Baiq Nuril Hari Ini
Cristiano Ronaldo Bebas dari Dakwaan Kasus Pemerkosaan
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan

Duh Konyol, Pemimpin Oposisi Venezuela Dikerjai Presiden Swiss Palsu

Duh Konyol, Pemimpin Oposisi Venezuela Dikerjai Presiden Swiss Palsu Pimpinan oposisi Venezuela Juan Guaido (kanan). (Foto: Reuters/Luisa Gonzalez)

Pantau.com - Otoritas Swiss membantah telah berbicara dengan Juan Guaido, setelah tokoh oposisi mengklaim melakukan pembicaraan dengan Presiden Swiss Ueli Maurer mengenai pembekuan rekening negara Venezuela di bank-bank negara itu. 

Namun, ternyata, Guaido telah ditipu. Pelaku pun sama dengan peristiwa serupa pakan lalu. Yap, Vovan dan Lexus, orang iseng Rusia yang dikenal suka mengerjai politisi dari seluruh dunia, merilis audio percakapan mereka dengan perwakilan khusus AS untuk Venezuela Elliott Abrams. 

Saat itu, mereka menyamar sebagai Presiden Swiss untuk mengungkapkan rincian penting dukungan AS untuk menggulingkan pemerintah sah negara Amerika Latin itu.

Baca juga: Sepekan Pemadaman Nasional, Venezuela Gelar Latihan Militer Kedua

Saat mengerjai Guaido, mereka menjelaskan kecurangan diplomatik. Vladimir 'Vovan' Kuznetsov dan Alexei 'Lexus' Stoliarov, yang dlansir dari Sputnik, Jumat (15/4/2019), mengungkapkan jika komunikasi terjadi melalui sambungan telepon dan surat elektronik.

"Setelah percakapan pertama dengan Elliott Abrams, kami dihubungi oleh 'duta besar pemerintah baru Venezuela' Carlos Vecchio, yang mendapat kontak kami dari Abrams untuk memberi kami rincian kontak yang diperlukan dan menyepakati waktu untuk percakapan kami, dengan Guaido," terang mereka. 

Detail aneh pertama yang mereka perhatikan adalah bahwa Guaido bersikeras mengadakan pembicaraan melalui WhatsApp atau Skype dalam upaya untuk menjaga rahasia pembicaraan.

Namun dua ahli prank itu berhasil meyakinkan jika bisa membekukan keuangan negara yang beku. "Luar biasa," jawab Guaido.

Baca juga: Tinggal Tunggu Waktu, Oposisi Venezuela Segera Duduki Istana Presiden

Kemudian mereka juga mengirimkan Guaido draf permintaan pembekuan, menyebutkan 'Lexus Vovanial Bank Ltd.'. Ya tentunya itu sebuah bank fiktif berdasarkan nama panggilan mereka.

Percakapan itu lantas membuat Guaido girang dan memberi tahu media tentang komunikasi dengan 'Maurer'. Namun, Pemerintah Swiss langsung menyangkalnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional