Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Edy Rahmayadi Nonaktifkan 3 Pejabat karena Uang Hilang Rp1,6 Miliar

Edy Rahmayadi Nonaktifkan 3 Pejabat karena Uang Hilang Rp1,6 Miliar Edy Rahmayadi saat lakukan sidak di Kantor Samsat Medan Utara. (Foto: YouTube/Humas Sumut)

Pantau.com - Gubernur Sumatera Utara mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan tiga pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara pasca terjadinya uang hilang sejumlah Rp1,6 miliar

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah, menjelaskan, penonaktifan ini dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan internal yang sedang dilakukan oleh Inspektorat.

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pencuri Uang Rp1,6 Miliar di Kantor Edy Rahmayadi

“Pemeriksaan internal oleh Inspektorat terkait hilangnya uang tersebut terus berjalan. Untuk memudahkan hal itu, Gubernur sudah menonaktifkan tiga orang pejabat,” katanya di Medan, Sumatera Utara, Senin (23/9/2019).

Adapun ia menyebutkan tiga orang pejabat yang dinonaktifkan itu adalah Raja Indra Saleh sebagai Sekretaris BPKAD yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKAD, Fuad Perkasa sebagai Kabid Pengelolaan Anggaran BPKAD dan Henri Pohan sebagai Kasubbid Pengelolaan Anggaran I BPKAD.

“Diharapkan kepada tiga orang ini dapat lebih fokus menghadapi pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat, sehingga masalah ini segera terungkap dan dapat menjadi pelajaran ke depan,” ungkapnya.

Sementara di sisi lain Edy Rahmayadi justru menunjuk empat pejabat untuk mengisi kekosongan dari tiga pejabat yang dinonaktifkan.

Keempat orang tersebut, yaitu Ismael Parenus Sinaga, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi Plt Kepala BPKAD, Halimatusakdiah, Kabid Perbendarahaan sebagai Plt Sekretaris BPKAD, Mhd Rahmadani Lubis, Kabid Bina Keuda Kab/Kota sebagai Plt Kabid Pengelolaan Anggaran, dan Ahmad Syafei, Kasubbid Pengelola Anggaran II sebagai Plt Kasubbid Pengelola Anggaran I.

“Kita berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang. Karena itu, saya minta seluruh pejabat memiliki rasa tanggungjawab dan mempedomani aturan yang sudah ada,” tandasnya.

Baca Juga: Uang Senilai Rp1,8 Miliar Raib di Halaman Kantor Gubernur Edy Rahmayadi

Sebelumnya diberitakan, Uang senilai Rp1,6 miliar dikabarkan hilang di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tepatnya di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Medan Polonia, Medan.

Hal tersebut dibenarkan Kabag Humas Pemprov Sumut, M Ikhsan. Ia mengatakan, uang tersebut rencananya akan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional