Pantau Flash
FKUB Minta Pemprov Papua Gandeng Ulama saat Investigasi di Jawa Timur
Minta Penjelasan Soal Pajak IMEI, Sri Mulyani akan Datangi Menkominfo
Wali Kota Depok Pilih Gabung DKI Jakarta Ketimbang Provinsi Bogor Raya
Kondusif, Pertamina Kembali Salurkan BBM di Manokwari, Sorong, dan Jayapura
Wiranto Sebut Situasi Keamanan di Papua Sudah Kondusif

Emak-emak, Bang Sandi Janji Sunat Biaya Belanja Bulanan Rp1,5 Juta

Headline
Emak-emak, Bang Sandi Janji Sunat Biaya Belanja Bulanan Rp1,5 Juta Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Uno (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadila)

Pantau.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut kebijakan ekonomi yang akan dijalankannya  bersama Prabowo Subianto jika terpilih bisa membuat masyarakat hemat biaya hidup hingga Rp50.000 per hari.

"Kami berencana memangkas biaya rumah tangga hingga 20 persen, tarif listrik, BBM, sembako akan dipangkas, jadi per bulan bisa hemat Rp1,5 juta," kata Sandiaga Uno saat orasi kampanye akbar di Sultan Convention Center Palembang, Jumat (12/4/2019).

Sandiaga yang menilai saat ini harga-harga kebutuhan dasar masih kurang dijangkau masyarakat akibat beberapa kali kenaikan.

Baca juga: Deretan Promo Pemilu Nih Gengs... Rugi Kalau Kamu Golput!

Bila biaya hidup bisa dihemat Rp50.000 per hari, masyarakat dapat menggunakannya untuk biaya pendidikan, tabungan hingga membayar hutang piutang, selain itu Program Keluarga Harapan (PKH) plus diyakini membantu masyarakat miskin mendapatkan kehidupan layak.

Di hadapan pendukungnya Sandiaga berjanji mengupayakan pertumbuhan ekonomi melebihi 6 persen dengan optimalisasi dua sektor utama yakni pertanian dan energi.

"Kami ingin Indonesia swasembada pertanian dan energi, sektor perumahan serta industri juga kami maksimalkan, sehingga bisa menyerap 15 juta lapangan kerja," ujar Sandiaga.

Baca juga: Adu Gengsi Program Capres: Single Identity Number vs Multi Kartu

Sumsel sebagai daerah penghasil karet terbesar dinilainya harus memiliki industri hilirisasi minimal pabrik ban karena pasar otomotif sedang bergeliat dan potensial menyerap produk ban Indonesia.

"Jangan lagi ekspor barang mentah, sudah saatnya buat produk sendiri, OK Oce dan Rumah Siap Kerja bisa mewujudkannya," tambahnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: