Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Final IBL 2018-2019: Satria Muda Tunduk di Kandang

Final IBL 2018-2019: Satria Muda Tunduk di Kandang Final IBL antara Satria Muda melawan Stapac. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Satria Muda Pertamina harus mengakui keunggulan Stapac Jakarta pada partai final pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2018-2019. SM harus takluk 68-79 pada pertandingan yang berlangsung di Britama Arena, Jakarta, Kamis (21/3/2019) malam WIB.

Final IBL 2018-2019 yang memainkan Derby Ibu Kota menyajikan permainan sengit di awal laga. SM yang memulai serangan melalui Hardianus tampil agresif di menit-menit awal. Tuan rumah mampu unggul 10-4 sehingga memaksa Stapac untuk mengambil time out.

Setelah jeda, ternyata alur serangan justru berpihak kepada Stapac. Mengandalkan dua pemain asingnya, Kendal Yancy dan Savon Goodman, tim tamu mampu mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 16-14.

Kedua tim semakin sengit kejar-mengejar angka di sisa waktu kuarter pertama. Namun, lemparan tiga angka Rizky Effendi membuat Stapac menutup kuarter pertama dengan keunggulan 21-18. Di kuarter kedua, permainan berjalan sedikit lebih lambat.

Meski begitu, Stapac masih mampu menjaga dominasi mereka atas tuan rumah dengan keunggulan 36-29 di akhir babak pertama. Awal kuarter ketiga, Stapac kembali menggebrak pertahanan SM.

Jumping shot Agassi Goantara dan tembakan tiga angka Kendal Yancy membuat tim tamu untuk sementara memimpin dengan 43-31. SM yang nampak kesulitan untuk mendulang angka, mencoba membuka asa lewat tembakan tiga angka Hardianus untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 37-44.

Namun, Stapac masih terus menggempur pertahanan untuk menutup kuarter ketiga dengan keunggulan telak 54-51. Di kuarter keempat, ternyata Stapac sama sekali tidak mengendurkan serangan mereka. Duet pemain asing Goodman-Yancy masih menjadi momok bagi tuan rumah.

Hasilnya, tim tamu sukses meraih kemenangan 68-79 pada partai final pertama IBL 2018-2019. Kemenangan ini membuat langkah Stapac meraih gelar juara akan semakin besar. Pasalnya, mereka akan bertindak sebagai tuan rumah pada partai kedua yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Sabtu 23 Maret 2019.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: