Forgot Password Register

Gawat! Ada Kereta Tambang Melaju Sepanjang 92 Km Tanpa Awak, Kok Bisa Sih?

Gawat! Ada Kereta Tambang Melaju Sepanjang 92 Km Tanpa Awak, Kok Bisa Sih? Rute BHP di Australia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - BHP menangguhkan semua operasi kereta api di Australia Barat setelah kereta api melaju sepanjang 92 km tanpa ada orang di dalamnya, sebelum akhirnya dihentikan.

Melansir The Guardian, Selasa (6/11/2018), sopir kereta yang dioperasikan BHP sepanjang 2 km pada kereta itu, keluar dari lokomotif pada untuk memeriksa masalah. Namun nahas, kereta itu langsung lepas landas.

Kereta itu melewati jalur Newman menuju Port Hedland di daerah terpencil Pilbara selama sekitar 50 menit, hingga dipaksa berhenti di titik Turner, sekitar 120 km di selatan pelabuhan. Pemberhentian itu dilakukan melalui kendali otomatis yang berjarak 1.500 dari Perth.

Baca juga: ABC News: Masalah 4 Penerbangan Terakhir Lion Air Terletak pada Indikator Kecepatan

Biro Keamanan Transportasi Australia mengatakan kerusakan pada kereta sangat besar. Pihak berwenang pun turunm tangan melakukan penyelidikan. 

"Kami bekerja dengan pihak yang berwenang untuk menyelidiki situasi," kata juru bicara BHP dalam sebuah pernyataan. "Operasi pemulihan sedang berlangsung."

Baca juga: Transgender Pertama yang Menjadi Queen Guard Tersangkut Kasus Pelanggaran Serius Etika Militer

ATSB sedang menyelidiki insiden itu dan mengharapkan laporannya akan selesai pada kuartal kedua 2019. Sementara itu, Perdana Menteri WA, Mark McGowan mengatakan, dia tidak diberi penjelasan tentang apa peristiwa kereta api yang melaju tanpa awak itu.

"Langkah-langkah luar biasa jelas harus digunakan," katanya kepada wartawan pada hari Selasa. “Saya yakin bahwa akan ada tinjauan lengkap yang dilakukan oleh BHP dan saya akan berkonsultasi tentang peran apa yang mungkin dimiliki negara dalam hal itu.”

Menteri transportasi, Rita Saffioti, mengatakan Regulator Keselamatan Kereta Api Nasional telah diberitahu dan sedang menyelidiki.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More