Forgot Password Register

Ingin Jadi Vloger? Ini Tipsnya dari Arief Muhammad

Ingin Jadi Vloger? Ini Tipsnya dari Arief Muhammad Arief Muhammad (Foto: Instagram/@ariefmuhammad)

Pantau.com - Sudah 5 tahun vloger Arief Muhammad membuat konten kreatif di media sosial dan YouTube. Ia melakukannya berdasarkan kegemarannya dalam bercerita.

"Sebenarnya karena saya suka bercerita, mungkin dulu medianya tulisan, makin ke sini orang-orang suka yang kebih kasual. Mengikuti zaman, sebenarnya konten sama, bercerita, tapi platformnya berbeda jadi vidio," jelasnya.

Baca juga: Tak Ingin Kalah dari Instagram, YouTube Segera Miliki Fitur 'Stories'

Arief pun memutuskan untuk secara serius dalam menggarap vlognya sejak 2,5 tahun lalu. Ia memulai dengan mengerjakannya sendiri hingga kini telah memiliki tim.

Arief pun membagikan tips bagi kalian yang ingin membuat konten vlog.

1. Mulai sekarang

Jangan pernah takut untuk memulai, terkadang ketika telah melihat vloger-vloger sukses rasa minder kerap muncul. Hal itu wajar tapi jangan dijadikan alasan untuk selalu menunda rencana membuat vlog.

"Kalau melihatnya ketinggian, enggak akan mulai. Konten yang besar juga mulainya dari bawah banget, mulai sendiri, alat seadanya, jadi mulai aja dulu," saran Arief.

2. Temukan hobi

"Kita sukanya apa? baru bikin. Yang kita cari adalah orang-orang dengan passion yang sama. Misal sekarang lagi rame konten gaming, semua bikin. Tapi, saya enggak, saya suka main game, tapi itu bukan hal ynag ingin saya buat. Jadi saya fokus ke jalan-jalan," katanya.

3. Jangan Maksa

"Enggak semua yang viral harus kita ikuti. Misal, cewek kan sekarang banyak konten beauty, daripada dipaksakan, mungkin biasanya enggak ke situ atau enggak cocok, kenapa enggak msak aja, kalau emang suka. jangan maksain," ujarnya.

Baca juga: Demi Bisnis 'Sang Pisang', Kaesang Pangarep Pilih Vakum Jadi YouTuber

4. Ciri khas

Penting untuk membuat konten yang memiliki ciri khas sendiri. Hal itu ditujukan untuk menjadi identitas si vloger. Jangan melempar seluruhnya kepada tim dalam proses produksi, hal itu bisa menghilangkan ciri khas.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More