
Pantau - Baznas RI menyelenggarakan program Pesantren Jalan Cahaya selama bulan suci Ramadhan 1447 H untuk menyasar komunitas marjinal, termasuk anak jalanan, komunitas punk, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Program dijalankan di 20 titik se-Indonesia, dengan pelaksanaan perdana di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (21/2/2026).
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pendidikan agama inklusif, memperkuat iman, dan menjadikan zakat sebagai “cahaya perubahan” bagi mereka yang terpinggirkan.
Program menargetkan 2.000 peserta dan dirancang menjadi pintu masuk untuk program lanjutan berbasis Zakat Community Development, termasuk pemberdayaan ekonomi dan sosial agar manfaatnya berkelanjutan.
Farid Septian, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas RI, menekankan program ini menjangkau komunitas yang minim akses pembinaan keagamaan formal.
Kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahim, menimba ilmu agama, dan memberikan dampak spiritual serta sosial bagi peserta.
Salah satu peserta, Puji, menyatakan kegembiraannya dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di luar bulan Ramadhan.
Program ini menegaskan peran Baznas dalam mengoptimalkan zakat untuk memberdayakan masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan sosial di tengah komunitas yang rentan.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







