Forgot Password Register

Jamarr Johnson Yakin Indonesia Bisa 'Sikat' Tim Basket Malaysia

Jamarr Johnson Yakin Indonesia Bisa 'Sikat' Tim Basket Malaysia Jamarr Andre Johnson (Foto: Instagram/ @marrbbal71n)

Pantau.com - Pemain basket naturalisasi Indonesia, Jamarr Andre Johnson yakin Timnas Basket Indonesia akan menang di prakualifikasi Wilayah Timur FIBA Asia yang akan berlangsung di Thailand, pada 26 November-1 Desember 2018. Indonesia sendiri akan memastikan menghadapi Malaysia pada laga pertama.

Ya, Indonesia bergabung dalam grup A yang akan bertemu dengan Malaysia dan Macau. Melihat kekuatan di Grup A, Jamaar Johnson mengatakan disetiap pertandingan Indonesia pasti memiliki harapan, sehingga yang perlu dilakukan yakni para pemain bisa memberikan yang terbaik.

"Saya rasa di Thailand, Indonesia harus menang, semua masih mungkin. Jadi kita harus bermain yang terbaik dan menang disetiap pertandingan. Jika kita menang disemua pertandingan, kita akan berada di poisi yang bagus, jadi kita harus fokus memenangkannya," ujar Jamarr Johnson di Kawasan BSD, Tangerang Selatan, Selasa 20 November 2018.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Memupuk Harapan Lolos ke FIBA 2021

Indonesia sendiri pernah menghadapi Malaysia pada prakualifikasi zona SEABA (Asia Tenggara) pada bulan Juli 2018. Tim Merah Putih berhasil menang dengan skor tipis 66-65. Sehingga dengan itu Jamarr pun yakin Indonesia mampu mengatasi Malaysia.

"Kami tahu Malaysia, mereka sudah mengadapi kita di SEABA, mereka sangat bagus, mereka memberikan perlawanan sengit pada kita, namun di lima menit akhir kita mampu menang, jadi ini tak akan mudah, banyak pemain bagus di Malaysia. Saya rasa jika kita bisa bermain seperti di laga ini (Uji Coba lawan pelita Jaya) dan meningkatkan kualitas, kita punya kesempatan bagus untuk menang," tambahnya.

Baca Juga: Cerita Jamarr Johnson Saat Dipanggil Membela Timnas Basket Indonesia

Sedangkan untuk lawan lainnya yaitu Macau, Jamarr menilai belum mengetahui permainan dari lawannya itu. Bahkan Indonesia terakhir bermain dengan Macau pada tahun 2008 sehingga permainan lawan masih cukup asing.

"Saya kurang tahu, tapi saya pikir akan sama sulitnya. Kita harus memperisapkan diri dan mencari cara bagaimana memenangkan pertandingan," tuntas Jamarr Johnson.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More