Forgot Password Register

Headlines

Kadishub Samosir Mangkir dari Pemeriksaan Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Kadishub Samosir Mangkir dari Pemeriksaan Tenggelamnya KM Sinar Bangun Pencarian KM Sinar Bangun (Foto: Antara/Irsan Mulyadi)

Pantau.com - Kepala Dinas Perhubungan Samosir berinisial NS yang merupakan tersangka kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tidak hadir atau mangkir dalam pemeriksaan di Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan tersangka tidak hadir karena alasan sakit.

Baca juga: Tabur Bunga, Tangis Keluarga Korban KM Sinar Bangun Pecah di Danau Toba

Surat keterangan sakit tersangka itu juga disampaikan kepada penyidik Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

"Penyidik Polda Sumut kembali melayangkan pemanggilan yang kedua terhadap tersangka Kadishub Samosir, yakni pada tanggal 18 Juli 2018 untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sumut," ujar Tatan di Mapolda Sumut, di Medan, Senin (9/7/2018).

Penetapan status tersangka Kadishub Samosir NS terjadi setelah penyidik Polda Sumut menemukan cukup bukti dalam peristiwa tenggelam KM Sinar Bangun. Setelah Kadishub Samosir ditetapkan menjadi tersangka, berarti jumlah tersangka kasus kapal tenggelam di perairan Danau Toba menjadi lima orang.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Bikin Gaduh Posko Korban KM Sinar Bangun, Fadli Zon: Itu Tindakan Hebat

Sebelumnya, Polda Sumut telah menetapkan empat orang tersangka, yakni TS nakhoda KM Sinar Bangun, KN pegawai honor Dishub Samosir yang menjadi anggota Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Samosir, FP pegawai negeri sipil Dishub Samosir, dan RD Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dishub Samosir.

Kelima tersangka tersebut dijerat melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo pasal 359 KUHP dengan hukuman 10 tahun dan denda Rp1,5 miliar.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More