Pantau Flash
Terang-terangan Bappenas Minta Fesyen Tanah Air Saingi Uniqlo
Ganjar Minta ASN Jateng Penganut Paham Radikal Segera Mengundurkan Diri
Kena PHP Donald Trump, Huawei Putuskan PHK Karyawan di AS
PN Jaksel Tolak Gugatan Perdata Kasus Pelecehan Seksual di JIS
Produk Kertas RI Melenggang Bebas dari Bea Masuk Anti-Dumping Korsel

Kasus Mutilasi WNI di Malaysia, Polisi Ambil Sampel DNA Korban

Kasus Mutilasi WNI di Malaysia, Polisi Ambil Sampel DNA Korban Bendera Malaysia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah mengambil sampel DNA kedua keluarga warga negara Indonesia yang diduga menjadi korban mutilasi di Sungai Buloh, Selangor.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, mengemukakan hal itu, Senin, sehubungan dengan pemberitaan WNI yang diduga menjadi korban mutilasi.

"Hingga saat ini, pihak PDRM masih terus berupaya untuk mengidentifikasi identitas kedua jenazah yang ditemukan pada tanggal 27 Januari 2019 di Sungai Buloh. PDRM telah mengambil sampel DNA dari WNI yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya," katanya.

Baca juga: Kapal Malaysia dan Yunani Bertabrakan di Perairan Malaysia

Pihak KBRI Lumpur terus berkoordinasi secara intensif dengan PDRM dan telah berkomunikasi dengan kedua keluarga WNI yang melaporkan hilangnya anggota keluarganya selama berada di Malaysia.

"Bekerja sama dengan KBRI Kuala Lumpur, PDRM juga telah menyerahkan data sidik jari salah satu korban yang ditemukan guna pencocokan rekam data sidik jari salah satu WNI yang dilaporkan hilang. Data sidik jari telah dikirim ke Indonesia untuk proses pencocokan sidik jari WNI," ujarnya.

Baca juga: Penelitian Mikrofon Bawah Laut: MH370 Jatuh di Dekat Madagascar

KBRI Kuala Lumpur, lanjut dia, akan terus bekerja sama dengan PDRM untuk penanganan kasus mutilasi ini.

Terkait kepastian kedua korban WNI, KBRI Kuala Lumpur akan memberikan bantuan pelindungan yang diperlukan secara maksimal meliputi penanganan jenazah korban dan tindak lanjut penanganan hukum atas kasus tersebut.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: