Forgot Password Register

Kata Presiden Prancis, Uni Eropa Harus Bersatu Melawan Rusia dan AS

Kata Presiden Prancis, Uni Eropa Harus Bersatu Melawan Rusia dan AS Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters/Christophe Petit Tesson)

Pantau.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron mendesak tentara Eropa menandai satu abad Perang Dunia I, untuk lebih baik membela diri terhadap Rusia dan bahkan Amerika Serikat.

Ia melanjutkan, Eropa juga perlu mengurangi ketergantungannya pada kekuatan Amerika, pasca Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran yang dibuat pada tahun 2015 silam.

"Kami harus melindungi diri kami sendiri dengan menghormati China, Rusia dan bahkan Amerika Serikat," kata Macron kepada radio Eropa 1, yang dikutip dari AFP, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Terungkap, Militer AS Merasa Terjepit dengan Membaiknya Diplomatik dengan Korut

"Ketika saya melihat Presiden Trump mengumumkan bahwa dia keluar dari perjanjian perlucutan senjata utama yang dibentuk setelah krisis euro-rudal tahun 1980-an yang melanda Eropa, yang merupakan korban utama? Eropa dan keamanannya.

"Kami tidak akan melindungi orang Eropa kecuali kami memutuskan untuk memiliki tentara Eropa sejati," paparnya.

Uni Eropa meluncurkan dana pertahanan gabungan multi-miliar euro tahun lalu yang dirancang untuk mengembangkan kapasitas militer Eropa dan membuat benua itu lebih mandiri secara strategis.

Perancis juga, sambung Macron, mempelopori pembentukan pasukan sembilan negara yang dirancang untuk mampu dengan cepat meningkatkan operasi militer gabungan, evakuasi dari zona perang, atau memberikan bantuan dalam bencana alam. 

"Kami telah terpukul oleh upaya intrusi di ruang cyber dan beberapa intervensi di negara demokrasi kami," katanya dalam referensi nyata ke Rusia.

Baca juga: Patri Kekuatan Militer di Laut Tengah, Rusia Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali Kalibr

"Kekuatan otoriter yang muncul kembali dan mempersenjatai kembali dalam batas-batas di Eropa."

Macron telah memperingatkan meningkatnya nasionalisme saat ia mempersiapkan untuk menjadi tuan rumah puluhan pemimpin dunia, termasuk Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada hari Minggu untuk menandai 100 tahun sejak gencatan senjata Perang Dunia I.

Dia mengulangi peringatannya Selasa bahwa dia dikejutkan oleh kesamaan antara dunia saat ini dan krisis keuangan dan "nasionalisme bermain di tengah ketakutan orang" pada 1930-an.

"Kedamaian dan kemakmuran yang dinikmati Eropa selama 70 tahun adalah momen emas dalam sejarah kita. Kita memperingatkan bahwa ini adalah pengecualian daripada aturan. Selama ribuan tahun, itu tidak pernah berlangsung lama," pungkas Macron.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More