Forgot Password Register

Terungkap, Militer AS Merasa Terjepit dengan Membaiknya Diplomatik dengan Korut

Terungkap, Militer AS Merasa Terjepit dengan Membaiknya Diplomatik dengan Korut Presiden AS Donald Trump dengan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)

Pantau.com - Ketua Kepala Staf Gabungan AS Joseph Dunford mengatakan selama sambutan di Duke University mengatakan, pihaknya akan mengubah jajaran militernya di Semenanjung Korea sebagai bentuk pembicaraan denuklirisasi dengan Korea Utara, 

"Semakin sukses kita di jalur diplomatik, semakin tidak nyaman kita akan berada di ruang militer," kata Dunford, yang dikutip dari Sputnik, Selasa (6/11/2018).

"Seiring waktu negosiasi ini akan mengambil bentuk di mana kita harus mulai membuat beberapa perubahan pada postur militer di Semenanjung Korea."

Baca juga: Pekan Ini, Menlu AS Gelar Pertemuan dengan Tangan Kanan Kim Jong Un di New York

Dunford menyatakan, meskipun pengujian Korea Utara dan pengembangan nuklir telah berhenti, rudal dan kemampuan nuklirnya tidak berganti.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan Wakil Ketua Korea Utara Kim Yong Chol di New York.

Baca juga: Korea Utara Siapkan Situs Nuklir Untuk Inspeksi Internasional

Ketegangan di Semenanjung Korea mulai berkurang setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan komitmennya untuk denuklirisasi negara itu, dan mengadakan pertemuan bersejarah dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden AS Donald Trump pada awal tahun.

Namun setelah itu, persetujuan denuklirisasi itu melambat. Pasalnya, AS mempertahankan sanksi terhadap Korea Utara hingga "denuklirisasi akhir yang sepenuhnya diverifikasi, dan Pyongyang mengutuk tuntutan AS seperti seorang gangster.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More