Forgot Password Register

Headlines

KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan Lima Anggota DPRD Malang

Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - KPK perpanjang massa tahanan lima tersangka kasus suap Pembahasan APBD-P Pemkot Malang TA 2015. Perpanjangan massa tahanan itu dilakukan selama 40 hari ke depan mulai 23 September.

"Dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari ke depan mulai tanggal 23 September 2018 sampai dengan 01 November 2018 terhadap lima anggota DPRD Malang," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 21 September 2018.

Baca juga: Lima Tersangka Anggota DPRD Malang Kembali Jalani Pemeriksaan di KPK

Lima anggota DPRD Malang tersebut yaitu, Teguh Mulyono, Suparno Hadiwibowo, Mulyanto, Choeroel Anwar, dan Arief Hermanto. Kemarin, KPK juga memperpanjang massa tahanan terhadap 10 anggota DPRD Malang yang juga berstatus tersangka dalam perkara yang sama. 

"Sampai saat ini, total 15 orang tersangka anggota DPRD Malang telah dilakukan perpanjangan penahanan," ucap Febri.

Dalam kasus ini KPK telah menersangkakan 41 anggota DPRD Malang yang diduga menerima suap dari mantan Walikota Malang Mochammad Anton yang telah dijadikan tersangka lebih dulu.

KPK menduga para anggota DPRD itu bukan hanya menerima suap namun juga pemberian gratifikasi yang masing-masing senilai Rp 700 juta dan Rp 5,8 miliar.

"Diduga para anggota DPRD menerima total Rp 700 juta untuk kasus suap dan Rp 5,8 miliar untuk dugaan gratifikasi," kata Febri.

Baca juga: Selain Suap, Anggota DPRD Malang Juga Terima Gratifikasi Total Rp5,8 Miliar

Terkait dana suap, sebelumnya Wakil ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan bahwa pemberian suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang TA 2015.

Sementara dalam kasus dugaan gratifikasi diduga terkait persetujuan penetapan rancangan Perda Malang tentang APBD-P TA 2015.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More