Forgot Password Register

Headlines

LinkAja Syariah Diluncurkan Agustus 2019, Saingan Fintech Anti Riba?

LinkAja Syariah Diluncurkan Agustus 2019, Saingan Fintech Anti Riba? Aplikasi LinkAja

Pantau.com - Komisi Nasional Keuangan Syariah (KNKS) memastikan dimulainya kerjasama terkait 'Pengembangan Sistem Pembayaran Digital yang Dikelola secara Syariah', kerjasama antara Bank Syariah milik BUMN (BSM, BNI Syariah, BRI Syariah, serta BTN-UU Syariah) dengan PT Fintek Karya Nusantara pemilik produk aplikasi pembayaran LinkAja.

Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS, Afdhal Aliasar mengungkapkan pihaknya akan bekerjasama untuk mengembangkan LinkAja Syariah sebagai platform pembayaran digital syariah dan uang elektronik yang dikelola secara syariah.

"Terkait platform digital economy, selain kerjasama e-Commerce kita juga akan kerjasama dengan pemilik linkaja untuk mendirikan LinkAja Syariah bersama 4 pemilik Bank Syariah," ujarnya saat jumpa pers di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Biaya Haji Plus 2019 ONH Jika Dolar AS Naik

"Kita harapkan sistem pembayaran akan mengeluarkan versi syariahnya, jadi ada link aja syariah ini akan kita kerjakan bersama dengan Finarya (PT Fintek Karya Nusantara) nantinya," imbuhnya.

Pihaknya optimistis, LinkAja Syariah ini dapat diluncurkan Agustus 2019 mendatang. Dimana saat itu berbarengan dengan rencana grand launching LinkAja. 

"Agustus tahun ini (rencana peluncuran)," katanya. 

Baca juga: Salah Masukan Kode, Pin Go Pay Kamu Akan Terblokir Lho

Ke depan, pihaknya berharap LinkAja Syariah menjadi sistem pembayaran digital yang mampu mendukung ekosistem digital ekonomi syariah yang terhubung dengan sistem perdagangan e-commerce, produk keuangan syariah, pariwisata halal serta juga melayani transaksi dana sosial keagamaan, seperti infak, zakat dan wakaf dengan masjid-masjid dan lembaga zakat di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, masyarakat Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, seiring dengan berkembangnya teknologi dan pola bisnis yang demikian cepat membutuhkan sistem pembayaran digital syariah yang mampu melayani kebutuhan tersebut. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More