Pantau Flash
Ma'ruf Amin Minta Menag Sempurnakan Lagi PMA Majelis Taklim
5 Klub Perebutkan 2 Tiket Sisa ke 16 Besar Liga Champions
Patung Bung Karno Diresmikan di Stasiun Blitar
Hati-hati! KM 40-86 Tol Cipali Rawan Kecelakaan
Dana Program Keluarga Harapan Tetap Dicairkan Kemenkeu Awal 2020

Ma'ruf Amin Bantah Dirinya Hanya Sebagai 'Alat' Jokowi di Pilpres 2019

Ma'ruf Amin Bantah Dirinya Hanya Sebagai 'Alat' Jokowi di Pilpres 2019 Ma'ruf Amin (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Pantau.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menolak tudingan yang menyebut dirinya hanya sebagai alat di Pilpres 2019. Menurut Ma'ruf, tudingan tersebut termasuk isu yang kejam. 

"Ada yang bilang Kiai Ma'ruf ini hanya sebagai 'alat saja', ini isu yang kejam. Masa Rais Aam bisa jadi alat? Kebangetan itu. Jangan didengar," kata Ma'ruf dalam acara halaqah alim ulama dan silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Jawa Barat, di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (22/10/2018).

Baca juga: Cawapres Ma'ruf Amin Hadiri Upacara Hari Santri di Tasikmalaya

Ma'ruf menegaskan dirinya telah berpengalaman di panggung politik. Ia menyampaikan pernah menjabat di legislatif, menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) selama beberapa tahun. Juga berada di kursi Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Masa kita dianggap sebagai alat. Kebangetan itu. Makanya jangan didengar itu," tegasnya.

Menurut Ma'ruf, Jokowi bisa saja memilih cawapres dari kalangan lainnya,seperti kelompok profesional atau pun politisi.

"Tapi Pak Jokowi memilih saya, kiai dan santri. Berarti Pak Jokowi mencintai ulama, mencintai santri," imbuhnya.

Baca juga: Pesan Ma'ruf Amin untuk Para Santri: Harus Siap Mengabdi

Bagi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu, menjadi cawapres atau wakil presiden diusianya yang telah 75 tahun bukan lagi soal sekadar kekuasaan. Namun bagaimana meninggalkan warisan yang baik bagi generasi muda Indonesia ke depan.

Bahkan, sebagai cawapres Kiai Ma'ruf ingin agar kisah dirinya bisa menjadi inspirasi bagi para santri. Ia mengingatkan bahwa santri bisa menjadi apa pun, termasuk wakil presiden bahkan presiden sekalipun. 

"Santri bisa jadi apa saja. Bisa jadi wapres. Nah saya ini jadi cawapres. Santri bisa jadi presiden. Buktinya, Gus Dur itu presiden. Santri bisa jadi presiden apa tidak? Bisa. Maka santri harus berbesar hati dan bersemangat. Siapa tahu presiden nanti dari Tasik dan sekitarnya," ujar Ma'ruf Amin. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: