Pantau Flash
Jubir KPK: Tak Ada Ketentuan Pimpinan Harus Perwakilan Institusi Tertentu
JK Isyaratkan Gerindra Lebih Baik Jadi Oposisi Demi Keseimbangan
Unggul Head to Head dengan Li/Liu, Minions Ogah Pandang Remeh
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus
Hingga Akhir 2019, Blok Masela Bisa Dongkrak Cadangan Migas 300 Persen

Obor Asian Games 2018 Diperkenalkan Inasgoc, Kapan?

Headline
Obor Asian Games 2018 Diperkenalkan Inasgoc, Kapan? Api Obor Asian Games 2018. (Foto: Ilustrasi)

Pantau.com - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) memperkenalkan obor yang akan diarak dari India menuju 50 kota dan kabupaten di Indonesia pada H-100 menjelang pembukaan pesta multievent olahraga tertinggi di Asia itu.

"Bentuk obor Asian Games 2018 merupakan paduan dua alat bela diri tradisional Betawi dan Palembang yang akan menjadi wadah bagi api abadi Asian Games untuk berkobar," ujar Ketua INASGOC, Erick Thohir,  Kamis 10 Mei 2018.

Baca Juga: Pawai Obor Asian Games 2018 Akan Keliling Nusantara, Ditunggu Yuk!

Erick mengatakan perpaduan dua alat bela diri tradisional Betawi dan Palembang, golok dan skin, menjadi gambaran ragam budaya Indonesia yang bersatu dalam tujuan.

"Kedua alat bela diri tradisional itu merupakan simbol nilai dan tingkat keberadaan seseorang dalam masyarakat sehingga selalu dijaga dan diasah ketajamannya. Alat bela diri tradisional itu juga selalu tampil bersinar mencerminkan semangat yang berkobar," tambah Erick.

Di sisi lain, budayawan Betawi, Ridwan Saidi, mengatakan golok bukan sekadar senjata melainkan juga sebuah karya seni. Sementara, skin adalah alat bela diri asal Sumatera Selatan yang diperkirakan hasil penggabungan budaya Tionghoa dan budaya lokal. Skin adalah alat bela diri jarak dekat yang berfungsi untuk pertahanan diri.

INASGOC menempatkan logo Asian Games sebagai pemersatu dua bentuk alat bela diri tradisional itu selain sebagai unsur elemen grafis dari obor. Obor Asian Games 2018 memiliki spesifikasi lebar 35-90 milimeter, berat kosong 1.600 gram dan 1.725 gram jika diisi bahan bakar, serta tinggi 600 milimeter. Obor berwarna dominan perak itu menggunakan bahan bakar propane gas agar menjaga api tetap menyala.


Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: