Forgot Password Register

Parlemen Inggris Tinggalkan Theresa May Soal Kesepakatan Brexit

Parlemen Inggris Tinggalkan Theresa May Soal Kesepakatan Brexit Pengunjuk rasa Pro-Brexit dan anti-Brexit memegang poster dan bendera di Whitehall, di pusat Kota London. (Foto: Reuters/Toby Melville)

Pantau.com - Anggota parlemen Inggris telah memilih untuk mengesampingkan kesepakatan soal Brexit untuk sementara. Hal itu menutup mosi yang mengesampingkannya 321 suara.

Opsi tersebut pertama kali dikesampingkan oleh anggota parlemen setelah amandemen awalnya diajukan oleh Caroline Spelman disahkan dengan suara dekat 312-308.

Amandemen Spelman mengatakan DPR menolak Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian penarikan dan kerangka kerja untuk hubungan masa depan, seperti dkutip dari RT, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Uni Eropa Berharap Majelis Rendah Dukung Kesepakatan Brexit

Para anggota parlemen kemudian memberikan suara pada mosi utama, sebagaimana telah diamandemen, mengesahkannya dengan margin yang lebih besar yaitu 43, dengan 321 suara mendukung dan 278 menentang.

Setelah pemungutan suara, Perdana Menteri Theresa May lagi-lagi mendesak para anggota parlemen untuk mendukung perjanjian Brexit dengan Uni Eropa, yang sudah dua kali ditolak di DPR.

"Aku sangat menyesali keputusan yang diambil Rumah ini malam ini," kata May. 

"Saya terus percaya bahwa sejauh ini hasil terbaik adalah bahwa Inggris meninggalkan Uni Eropa secara tertib dengan kesepakatan, dan bahwa kesepakatan yang kami negosiasikan adalah yang terbaik dan memang satu-satunya kesepakatan yang tersedia."

Baca juga: Brexit Masih Alot, Theresa May Kini Digiyang Isu Tidak Aku dengan Imigrasi Inggris

Perdana Menteri Theresa May kembali kalah dalam voting yang dilakukan di House of Commons, tetapi tidak ada kesepakatan tetap opsi default hukum sampai Parlemen mendukung alternatif.

Meskipun Inggris sekarang ingin meninggalkan UE hanya setelah mendapatkan kesepakatan dengan Brussels, Inggris masih perlu menegosiasikan penundaan Pasal 50 pada 29 Maret - hari batas waktu Brexit.

Uni Eropa mendesak Parlemen Inggris untuk menyetujui kesepakatan untuk menolak seluruh kebijakan Brexit yang diprakarsai oleh May. "Kami mencatat suara di House of Commons malam ini," kata juru bicara Komisi Uni Eropa.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More