Forgot Password Register

Pelaku Baja Nasional Khawatirkan Ini Jika Perang Dagang Amerika-China (Benar) Meletus

Pelaku Baja Nasional Khawatirkan Ini Jika Perang Dagang Amerika-China (Benar) Meletus Pekerja membantu bongkar muat gulungan besi baja di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com  PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengaku khawatir jika Indonesia dibanjiri baja paduan impor dari China akibat pengenaan bea masuk baja dan aluminium oleh Amerika Serikat.

Direktur Logistik dan Pengembangan Usaha Krakatau Steel, Ogi Rulino mengatakan kebijakan Amerika  tersebut, dikhawatirkan akan membuat China mengalihkan produk baja paduan ke Asia terutama Indonesia sebagai pasar pengganti Amerika.

"Yang kami takutkan, ketika China mengekspor baja paduan ke Indonesia yang seharusnya pakai bea masuk tapi tidak mereka bayar," kata Ogi dalam jumpa pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, kemarin.

Jika hal tersebut terjadi, Ia melanjutkan, kondisi tersebut akan merugikan negara. Alasannya, baja paduan yang biasa digunakan untuk rel dan alat berat itu terbebas dari bea masuk. 

Baca juga: Ketua DPR: Pemerintah Perlu Atur Pajak Online Asing

Belum lagi, kenyataan bahwa produk tersebut belum bisa diproduksi di Indonesia. "Itu yang harus kita basmi bersama," katanya.

Ogi menjelaskan khusus untuk produk baja, kebijakan Amerika dinilai tidak terlalu mengkhawatirkan bagi perseroan karena takut dikalahkan China dalam memperebutkan pangsa pasar negara adi daya itu. Alasannya, China memang tidak banyak mengekspor baja ke negeri Paman Sam.

Baca juga: Ini Cara Perkecil Risiko untuk Asuransi Pertanian

"China ekspor ke Amerika memang tidak banyak. Kalau tidak salah (posisinya) ke enam atau tujuh. Hanya sekitar 5 juta ton. Jadi kekhawatiran baja China masuk ke negara berkembang tidak relevan lagi," katanya.

Sementara itu Direktur Pemasaran Krakatau Steel, Purwono Widodo mengatakan ada banyak tantangan yang mungkin dihadapi perseroan pada tahun ini. Salah satunya, mewaspadai dampak dari pengenaan bea masuk baja dan aluminium oleh Amerika yang berpengaruh pada kemungkinan membanjirnya produk baja China ke Asia terutama Indonesia. 

Baca juga:  Duh! Harga Minyak Kembali Mengancam Anggaran Negara

"Kami berharap, pemerintah bisa mengambil tindakan dan melindungi baja lokal dari perdagangan tidak adil itu. Salah satu bentuk perlindungan itu dengan menegakkan aturan-aturan peningkatan penggunaan produksi dalam negeri (P3DN) dan prasyarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN)," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More