Forgot Password Register

Pemerintah akan Terus Pantau Penerapan B20

Pemerintah akan Terus Pantau Penerapan B20 SPBU (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menekan defisit transaksi berjalan. Salah satunya dengan mendorong penggunaan Biodiesel 20 (B20). Kendati demikian masih ada Badan Usaha yang belum memproduksi BBM jenis ini. 

Padahal sejak diresmikan beberapa waktu lalu pemerintah sepakat akan memberikan sanksi bagi pihak yang tidak turut melaksanakan penugasan ini. Terkait hal Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian mengaku masih mengevaluasi penerapannya. 

"Kita sudah catat kemarin satu per satu tapi tentu saja kita masih (dicermati) karena ini masih minggu pertama, kita masih coba evaluasi ini layak didenda atau enggak," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (14/9/2018). 

Baca juga: Jangan Khawatir Mesin Rusak, B20 di Indonesia Sudah Teruji Kok

Ia menambahkan, perlu dilakukan pengkajian terkait penyebab masih adanya badan usaha yang belum menyediakan B20. 

"(Badan Usaha) yang wajib mencampur itu ada 13, 12 swasta 1 Pertamina. Tetapi yang salah itu boleh jadi bukan dia, bisa yang menyediakan CPO-nya, jadi jangan dianggap dia otomatis salah," paparnya. 

"Kalau dia bisa buktikan 'saya siap, tapi enggak datang CPO-nya udah dikontrak enggak datang', tapi yang salah CPO-nya," ungkapnya.

Pihaknya belum bisa mengungkapkan darimana sumber hambatan ini, sebab masih dalam peninjauan. 

"Saya belum mau ngomong karena kita lagi bahas di tim teknisnya, siapa yang salah nih, atau sudah layak dihukum belum minggu pertama ini, itu juga kita kaji," katanya.

Baca juga: Sidak B20, Dirut Pertamina Tegaskan SPBU Pertamina Sudah Ready

Ia memastikan hasil dari kajian ini tidak lebih dari satu Minggu. Ia menilai, pihaknya telah menegaskan sejak diluncurkan beberapa waktu lalu terkait pemberian sanksi agar program dapat terlaksana.

"Dan kita bilang yang minggu lalu begini supaya tahu. dan saya sudah bilang jangan salah kan kalau kita kejam. Bukan karena kejam tapi supaya jangan ada yang melanggar paling tidak tidak melanggar terus," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More