Pantau Flash
Tuchel Berharap Edinson Cavani Bertahan di PSG
Atap Gereja Maria Kusuma Karmel Meruya Ambruk saat Berlangsungnya Misa
Truk Overload Dilarang Melintas di Merak Mulai Febuari Nanti
Hampir Seribu Personel Pengamanan VVIP Amankan Kedatangan Jokowi di NTT
Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Sejak Siang hingga Malam Nanti

Penderita Asma Kulit Sebaiknya Tak Mandi Air Hangat

Penderita Asma Kulit Sebaiknya Tak Mandi Air Hangat Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Penderita asma kulit atau dermatitis atopik (DA) umumnya mengalami kondisi kulit yang kering hingga pecah-pecah. Dalam keadaan seperti itu apakah penderita boleh mandi air hangat?

"Tidak dianjurkan air terlalu panas karena orang atopik mengalami gangguan produksi kelenjar minyak," ujar dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, dr Anthony Handoko, SpKK dalam seminar media di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Awas! Kenali Gejala Eksim Atopik, Penyakit Genetik Seumur Hidup

Produksi minyak pada kulit penderita DA umumnya lebih sedikit sehingga kulit lebih kering dibandingkan pada orang sehat. Air hangat bisa menyebabkan minyak di kulit yang berfungsi untuk melembapkan, terbawa keluar.

"Kalau mandi air panas, minyak tubuh yang seharusnya melembapkan kulit kita, terbawa," tutur Anthony.

DA, suatu penyakit kulit kronis tak menular dapat menyerang semua umur dari bayi hingga lansia. Gejala utama penyakit itu antara lain kulit gatal, kering hingga pecah-pecah, ruam kemerahan, dan kulit menebal.

Gejala penyakit itu muncul di lokasi tertentu. Pada anak biasanya di wajah, sikut, kulit kepala, sementara orang dewasa umumnya mengalaminya di lipatan siku, lipatan lutut, leher, seputar mata dan bibir.

Baca juga: Kulit Kering Bisa Picu Terjadinya Eksim

Ada beragam faktor yang bisa mencetuskan DA, seperti cuaca terlalu panas atau dingin, perubahan cuaca, debu, daya tahan tubuh turun, stres, gigitan serangga dan riwayat keluarga pernah menderita DA.

Menurut Anthony, penderita DA biasanya juga mengalami gejala penyerta seperti hidung meler atau bersin pada pagi hari, mata merah dan asma.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: