Pantau Flash
Harga Emas Jatuh Dipicu Kuatnya Dolar AS
Menko Kemaritiman dan Investasi Dukung Ekspor Benih Lobster
Marcus/Kevin Perpanjang Rekor Buruk Jumpa Endo/Watanabe
10 Tempat Kerja Terbaik di Singapura, Google Nomor 1
Iwan Bule Sebut Penggawa Timnas U-22 Bisa Bela Tim Senior

Awas! Kenali Gejala Eksim Atopik, Penyakit Genetik Seumur Hidup

Awas! Kenali Gejala Eksim Atopik, Penyakit Genetik Seumur Hidup Ilustrasi eksim atopik (foto: Shutterstock)

Pantau.com - Sobat Pantau pernah mengalami gatal dibagian tubuh tertentu hingga menimbulkan ruam merah? Hati-hati, bisa jadi itu gejala Dermatitis Atopik (DA) atau eksim atopik. 

Eksim atopik merupakan penyakit kulit kronis yang bisa menyerang segala jenis kelamin juga usia mulai bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Dokter spesialis kulit Indonesia dr. Anthony Handoko menjelaskan gejala yang umum terjadi pada penderita atopik biasanya mengalami gatal yang luar biasa, berlangsung lama, dan terjadi pada area tubuh tertentu. Namun ada gejala khusus yang bisa timbul tergantung dengan usia penderita. 

Baca juga: Kulit Kering Bisa Picu Terjadinya Eksim

"Pada bayi biasanya mengalami bruntus kemerahan di pipi dan kulit kepala. Juga bercak bisa juga basah karena ada pengeluaran cairan kulit. Pada anak atopik bisa berlangsung lama atau menahun juga bruntus kemerahan disertai sisik halus," papar dr. Anthony dalam sinar media di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). 

Sementara pada orang dewasa, lanjutnya, gejala atopik bisa menyerang sampai ke jari. Bahkan bisa terjadi penebalan kulit dan bercak kehitaman. 

Anthony menegaskan atopik bukan penyakit menular. Sebab Dermatitis Atopik merupakan penyakit genetik yang pasti diturunkan dari orang tua. 

"Ini agak menyakitkan sebetulnya saat kita, dokter, harus menyampaikan ke pasien bahwa Dermatitis Atopik merupakan penyakit genetik dan tidak akan hilang. Pasti akan turun dari keluarga. Jadi indikatornya terkontrol bukan sembuh total," ucapnya. 

Baca juga: Penelitian Sebut Masalah Kulit Memicu Orang Mudah Emosi

Salah satu cara mengontrolnya dengan menghindari hal-hal yang bisa memicu atopik kambuh. Yaitu, cuaca panas, perubahan cuaca yang terlalu ekstrim, keringat berlebih, debu, daya tahan tubuh menurun, stres, juga gigitan serangga. 

Anthony mengatakan secara umum penderita atopik cenderung memiliki kulit yang kering. 

Hingga saat ini, prevalensi atopik pada anak secara global mencapai 15-20 persen dari seluruh penderita atopik di dunia. Tetapi insiden DA pada anak adalah yang tertinggi 85-95 persen. Di Indonesia, angka prevalensi kasus DA sekitar 23,67 persen. 

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam

Berita Terkait: