Pantau Flash
Resmi! Jokowi-Ma'ruf Jadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024
Marquez Juara GP Jepang, Honda Raih Gelar Konstruktor MotoGP 2019
Presiden Jokowi Janji Umumkan Nama Menteri Kabinetnya Besok
Jelang Pelantikan Presiden, Bus Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute
TNI-Polri Kerahkan Armada Udara Pantau Situasi Pelantikan Presiden

Penipuan Apartemen di Ciputat Terbongkar, 455 Orang Pembeli Kecele

Headline
Penipuan Apartemen di Ciputat Terbongkar, 455 Orang Pembeli Kecele Rilis kasus penipuan apartemen (Foto: Pantau.com)

Pantau.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan berkedok apartemen fiktif di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Dari kasus itu, ratusan orang telah tertipu dengan kerugian mencapai Rp30 miliar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pranowo mengatakan ketiga orang yang ditetapkan tersangka yakni, AS, KR, dan PJ. Dalam aksinya mereka menggunakan nama PT MMS.

Untuk tersangka AS, berperan sebagai Direktur Utama PT MMS yang merangkap sebagai marketing pemasaran apartemen serta penanggung jawab dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Sedangkan, tersangka KR, berperan sebagai Direktur Utama PT MMS periode 2017-2019, serta PJ, berperan sebagai pengendali tersangka AS dan KR dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan apartemen dan penerimaan uang pembayaran.

"Para tersangka menawarkan unit apartemen yang akan dijualnya dengan menggunakan brosur dan memberikan bonus yang besar sehingga korban tertarik untuk membeli dan membayar uang muka," ucap Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Modus Penipuan Jual Beli Mobil Mewah Terungkap, Obat Perangsang Jadi Barbuk

"Total keseluruhan dari jumlah konsumen sebanyak 455 orang dengan nilai kurang lebih Rp30 miliar," sambungnya.

Selain itu, untuk lebih menarik pembeli atau korban, para tersangka juga menjanjikan bonus-bonus menarik. Mulai dari mobil hingga logam mulia ditawarkan kepada para korban.

"Para tersangka menjanjikan mobil, motor, voucher logam mulia hingga paket pembelian apartemen murah misalnya, dengan harga Rp525 juta bisa mendapat 3 unit apartemen," ungkap Gatot.

Tak hanya itu, para pelaku juga menbanderol harga cukup murah untuk setiap unitnya. Harga termurah yang tertera pada brosur penawaran yakni Rp150 juta.

Baca juga: Penipuan Perekrutan CPNS Terbongkar, Beraksi 8 Tahun dengan 99 Korban

Meski demikian, aksi penipuan pelaku dicurigai oleh para korban lantaran pembangunan apartemen tak sesuai dengan yang dijanjikan. Sehingga, para korban pun mencoba mendatangi kantor perusahaan itu.

Saat didatangi, tak ada satupun pelaku yang dapat ditemui lantaran kantor perusahaan itu telah dalam keadaan kosong. Kemudian, para korban pun melaporkan kejadian tersebut.

"Korban ada 445, tapi yang baru melapor ada sekitar 28 orang," kata Gatot.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari, kwitansi dan bukti transfer pembayaran uang muka dan Angsuran dari para korban, brosur Apartemen Ciputat Resort, maket atau miniatur apartemen, dan banner pemasaran.

Para tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan. Dengan ancaman hukuman pidana 4 tahun penjara.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: