Forgot Password Register

Headlines

Pensiun, Sepak Terjang Agus Martowardojo di BI Tak Terbantahkan

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo (Foto:Antara/Sigid Kurniawan) Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo (Foto:Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Pagi ini, Gubernur Bank Indonesia Agus Dermawan Wintarto Martowardojo akan menyelesaikan masa jabatannya.

Memikul jabatan sebagai Gubernur BI perioder periode 2013-2018 Agus telah melakukan sejumlah kebijakan dari awal hingga akhir kepemimpinannya. 

Baca juga: Sering Salah Kaprah, Deretan Produk Ini Asli Indonesia

Sejumlah keputusan yang diambi Agus diantaranya yakni, penguatan kerangka kebijakan moneter. Ia dinilai mampu mereformulasikan kerangka operasional kebijakan moneter dengan memperkenalkan 7 Day Reverse Repo Rate sebagai suku bunga acuan baru, dan penerapan Giro Wajib Minimum (GWM).

Tak sampai disitu, pria yang sudah menginjak usai 62 tahun ini juga mampu mengendalikan inflasi selama menjabat sebagai Gubernur BI. Dimasa kepemimpinanya, ia membentuk  34 Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi dan 493 TPID di tingkat kabupaten dan kota. Selain itu, BI pun membentuk Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS).

Baca juga: Terkuak! Ini Alasan Produk China Murah

Hasilnya, inflasi relatif terjaga karena berada di level 3%. Padahal ketika awal menjabat pada 2013 silam, inflasi Indonesia berada di level 8,38%.

Geprakan yang baru-baru ini dilakukan yakni Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Sistem ini digadang-gadang mampu menjadi jalan sistem cashless masyarakat Indonesia. Disaat rupiah melemah diakhir jabatanya, Agus juga mengambil langkah untuk menaikkan suku bunga acuan dari 4,25 persen menjadi 4,50%. 

Perry Warjiyo akan menggantikan Agus sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Hal itu sesuai dengan usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap calon tunggal Gubernur BI periode 2018-2023 yakni Perry Warjiyo.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More