Forgot Password Register

Headlines

PKS Bicara Kampanye Negatif, PDIP Cerita Gatot Kaca

PKS Bicara Kampanye Negatif, PDIP Cerita Gatot Kaca Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Foto: Antara/ Galih Pradipta)

Pantau.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ikut menyoroti keputusan Presiden PKS Sohibul Iman yang memperbolehkan kadernya untuk melakukan kampanye negatif.

Hasto menegaskan, bahwa partainya berbeda dengan partai besutan Sohibul Iman tersebut. Menurutnya, PDI Perjuangan akan mengedepankan kampanye bernuansa positif ketimbang negatif.

Baca juga: Presiden PKS Izinkan Kader Kampanye Negatif, Fahri Hamzah: Dia Mau Nanggung Dosanya?

"Itu PKS, kalau PDI Perjuangan kami berkampanye yang positif kami membangun peradaban, kami mengangkat kebudayaan martabat dan kehormatan bangsa beda-beda," kata Hasto di Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Kendati begitu, ia tak memungkiri bahwa partainya tak bisa melaksanakan 100 persen untuk berkampanye secara positif. Akan tetapi, katanya, partai berlambang banteng itu akan berkampanye secara damai.

"Kita positif ya namanya 100 persen enggak ada lah tapi kita menandatangani kampanye damai, kami adu gagasan, kami adu rekam jejak, kemudian konsepsi bagaimana masa depan Indonesia Raya ini. Itu yang kami sampaikan," ungkapnya.

Sementara di sisi lain, Hasto menceritakan sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerap menerima serangan kampanye negatif dari pihak oposisi. Ia menyamakan sosok Jokowi dengan cerita wayang Gatot Kaca.

"Buat kami kalau kami diserang dalam cerita wayang itu ada namanya Gatot Koco, Wisanggeni ketika kecil ya diserang habis-habisan oleh pihak angkara murka tapi malah kemudian menjadi sakti. Jadi serangan-serangan itu menciptakan mekanisme untuk lebih baik. Ya misalkan gitu (Jokowi Gatot Kaca)," pungkasnya.

Sekadar informasi sebelumnya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mempersilahkan kadernya melakukan kampanye negatif, di samping memperbanyak kampanye positif.

Baca juga: PKS Perbolehkan Kadernya Berkampanye Negatif, Begini Respon Golkar

"80 persen dalam kampanye kita harus positive campaign. Silakan untuk masuk ke negative campaign cukup 20 persen," ujar Sohibul dalam acara konsolidasi nasional PKS di Depok, 14 Oktober 2018.

Menurut Sohibul, kampanye negatif yang ia maksud ialah kampanye yang menonjolkan kelemahan lawan bukan untuk berkampanye hitam.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More