Forgot Password Register

Plesetkan Sila Pancasila di Facebook, Seorang Nelayan Diciduk Polisi

Nelayan penghina Pancasila saat diperiksa polisi (Foto: RRI/Wa Ode Nurliyani) Nelayan penghina Pancasila saat diperiksa polisi (Foto: RRI/Wa Ode Nurliyani)

Pantau.com - Seorang nelayan berinisial AJ alias LA (38) diringkus petugas Polres Baubau karena postingannya yang dianggap menghina pancasila. Dalam postingan akun Facebooknya Acho Ichalo yang diunggah di sebuah grup Facebook, AJ menulikan "PANCASILA, 5. Kebohongan bagi seluruh masyarakat Bau Bau."

"Pada Minggu tanggal 3 Juni 2018 Polres Baubau mendapatkan laporan dari masyarakat tentang sebuah akun di facebook yang memposting tentang sila Pancasila dengan kata-kata "PANCASILA 5. Kebohongan bagi seluruh masyarakat Bau Bau,” kata Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam, Senin (4/6/2018).

Baca juga: Nyambi Jualan Sabu, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

“Dalam waktu 3 jam sekitar pukul 21.30 Wita setelah diposting, Tim Cyber Crime serta unit Opsnal Polres Baubau dan Polres Buton langsung merespon cepat dan mengamankan AJ,” kata Daniel.


Tersangka saat ini masih diperiksa atas dugaan tindak pidana UU ITE dan penodaan lambang negara melalui media sosial.

“Saat ini yang bersangkutan sementara diamankan di Mako Polres Baubau guna pengusutan lebih Lanjut,” katanya.

Baca juga: Polisi Bongkar Judi Berkedok Mainan Anak dengan Omzet Ratusan Juta Rupiah

Kendati demikian, Polres Baubau saat ini masih mendalami motif kasus yang menyeret AJ untuk mengetahui kategori postingan tersebut.

“Kita akan lihat postingannya masuk dalam ketagori yang  menebar teror atau mungkin masuk kategori ujaran kebencian karena ancaman hukumannya berbeda karena paling kecil hukumannya 6 tahun penjara,” ujar Daniel.

Jika terbukti maka pelaku dapat dikenai pasal berlapis karena telah menghina lambang negara dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More