Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pemprov DKI Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemprov DKI Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
Foto: (Sumber : Sejumlah kendaraan melintas Ruas Tol Jakarta-Cikampek yang terkoneksi dengan akses masuk dan keluar Jalan Layang MBZ menjelang musim mudik Lebaran 1447 Hijriah. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang berbeda seiring dengan perbedaan waktu libur antara pelajar dan pekerja.

Puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan awal masa libur sekolah.

Sementara puncak arus mudik kedua diperkirakan berlangsung pada 18 Maret 2026.

Gelombang kedua tersebut diperkirakan didominasi oleh para pekerja seperti aparatur sipil negara, pegawai badan usaha milik negara, dan karyawan swasta.

Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Zulkifli menjelaskan bahwa arus balik Lebaran juga diperkirakan terjadi dalam dua tahap.

Ia mengatakan bahwa "Untuk tanggal 24 Maret, biasanya para pegawai sudah mulai kembali bekerja, sedangkan tanggal 28 atau 29 Maret biasanya para pelajar yang kembali karena posko angkutan Lebaran ditutup pada 29 Maret,".

Arus balik pertama diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.

Sementara arus balik kedua diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026.

Zulkifli menjelaskan pola puncak arus mudik dan arus balik yang terbagi dalam dua tahap akan memengaruhi pola pelayanan di terminal.

Masa pelayanan angkutan Lebaran diperkirakan berlangsung lebih panjang karena terdapat dua periode puncak perjalanan.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi penumpukan penumpang di terminal.

Dengan demikian pelayanan angkutan Lebaran diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah terminal utama selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Terminal utama tersebut meliputi Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.

Selain itu disiapkan pula tiga terminal bantuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Terminal bantuan tersebut yaitu Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke, dan Terminal Grogol.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan layanan angkutan umum perkotaan sebagai pengumpan atau feeder menuju terminal utama maupun bandara.

Sebanyak 14 koridor bus rapid transit disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam selama masa angkutan Lebaran.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti