Forgot Password Register

PMI: Banyak Korban Palu yang Tak Ingin Kendaraannya Dipinjam

Palang Merah Indonesia (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia Pramana) Palang Merah Indonesia (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia Pramana)

Pantau.com - Palang Merah Indonesia (PMI) menyebutkan bahwa dalam bencana gempa dan tsunami yang terjadi di kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, masih banyak beberapa wilayah yang belum tersentuh bantuan. Hal itu terjadi lantaran tak adanya alat transportasi yang dapat digunakan. 

KaBiro Humas PMI, Aulia Arriani mengatakan dari data yang dimilikinya hingga saat ini masih terdapat tujuh titik atau wilayah yang belum mendapat bantuan. Tersendatnya bantuan itu lantaran minimnya transportasi dan bukan permasalah akses jalan.

"Dari data kami itu, khususnya Donggala, Boneoge, Gunung Bale, perkuburan Cina, Tanjung Karang dan Perkantoran Bupati. Sekarang kendala bukan akses tapi kendaraan. Bantuan sudah siap tapi terkendala kendaraan," ucap Aulia di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (6/10/2018).

Kesulitan alat transportasi itu terjadi lantaran hingga saat ini, di wilayah bencana itu tak banyak dijumpai kendaraan-kendaraan yang dapat digunakan untuk mengangkut bantuan. Meski diakuinya kendaraan milik warga sekitar atau korban sudah banyak terlihat. 

Akan tetapi, warga atau korban yang memiliki kendaraan itu juga menggunakan dan enggan meminjamkan atau menyewakan dengan berbagai alasan.

"Warga ada kendaraan tapi sulit untuk menyewa," kata Aulia.

Baca juga: Kata UNICEF, Ini yang Paling Dibutuhkan Korban Gempa-Tsunami Sulteng

Bahkan, Aulia menceritakan belum lama ini pihaknya mengunakan helikopter untuk mengirimkan bantuan berupa roti ke wilayah pengungsian yang berada di sekitar pegunungan. Sayangnya, bantuan itu juga sedikit terkendala dengan tak adanya lahan untuk mendarat dan antusias korban yang langsung mengelilinginya.

Meski banyak mengalami kendala, Aulia menyebut pihaknya tetap berupaya dengan bebagai cara untuk membantu para korban bencana. Bahkan, hingga saat ini pihaknya telah menurunkan lebih dari 426 anggota untuk terjun ke lokasi membantu para korban.

Baca juga: Masih Kurang, KemenPUPR Tambah Alat Berat di Lokasi Gempa Sulteng

"Kita sudah dropping bantuan roti dengan heli. Ada dua unit yang kita terbangkan karena tidak bisa turun jadi sebentar saja. Bantuan dilemparkanlah, lokasi masih cukup sulit, masih banyak runtuhan dan lumpur sehingga heli sulit turun ke bawah," tutur Aulia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More