Pantau Flash
JK: Masyarakat Papua Diharapkan Terima Permintaan Maaf Gubernur Khofifah
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet

Polisi Jelaskan Motif Dibalik Perampokan Bos SPBU

Polisi Jelaskan Motif Dibalik Perampokan Bos SPBU Polisi perlihatkan sejumlah barang bukti dari pelaku hasil perampokan terhadap bos SPBU. (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya Pramana)

Pantau.com - Polisi berhasil menangkap pria berinisial S yang merupakan tersangka perampokan bos SPBU. Belakangan diketahui bahwa motif dari perampokan itu lantaran tersangka terlilit hutang-pihutang.

Baca juga: Perampokan Bos SPBU, Tersangka Telah Rencanakan Aksinya

Wadir Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary mengatakan tersangka nekat melakukan perampokan lantaran terjerat hitang dengan pihak bank senilai puluhan juta rupiah.

"Tersangka memiliki hutang dengan bank dan koperasi sebesar Rp 25 juta," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Sabtu (18/5/2019).

Selain itu, alasan yang mendorong tersangka untuk melakukan tindak kejahatan itu yakni membutuhkan uang untuk menyekolahkan anaknya.

"Tersangka juga harus membiayai anaknya sekolah," kata Ade.

Lebih jauh, Ade juga menyebut bahwa tersangka telah bekerja cukup lama dengan korban. Bahkan, hubungan antara tersangka dengan korban juga tak ada permasalahan.

"Sudah empat tahun berkerja, hubungan dengan korban juga baik. Jadi motifnya karena terjerat hutang," singkat Ade.

Diberitakan sebelumnya, Bos Stasisun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Hartono Sugimin menjadi korban perampokan. Alhasil, uang senilai Rp70 juta hasil penjualan raib digasak para pelaku.

Aksi perampokan itu terjadi di kediaman Hartono yang berada di Jalan Hang Tuah Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Mei 2019.

Bahkan akibat hal itu, Hartono mengalami luka-luka disekujur tubuhnya. Mulai dari bagian kuping sebelah kanan dan kepala bagian belakang benjol.

Baca juga: Perampok Bos SPBU Gasak Uang Sebesar Rp 70 Juta

Namun, tak lama kemudian tersangka yang belakangan diketahui sebagai sopir pribadinya itu yakni berinisial S berhasil ditangkap.

Sehingga, akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukum penjara 9 tahun.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional