Pantau Flash
Sri Mulyani: Global Bergejolak, Sistem Keuangan Indonesia Terkendali
Resmi! Irfan Setiaputra Jadi Dirut dan Triawan Munaf Komut Garuda
Akibat Faktor Teknikal, Rupiah Melemah Jadi Rp 13.685 per Dolar
RI Kecam Israel sebagai Negara Penghambat Perdamaian Timur Tengah
China: Kasus Virus Korona Meningkat Menjadi 440 Orang dengan 9 Kematian

Presiden Iran Hassan Rouhani: Serangan di Arab Saudi Balasan dari Yaman

Presiden Iran Hassan Rouhani: Serangan di Arab Saudi Balasan dari Yaman Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Serangan terhadap fasilitas minyak Aramco di Arab Saudi merupakan aksi balasan dari "orang-orang Yaman" untuk menyerbu negara itu. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan.

Hal itu disampaikan oleh Rouhani beberapa jam setelah koalisi yang dipimpin Saudi menyebutkan serangan itu dilakukan dengan menggunakan senjata buatan Iran.

"Orang-orang Yaman memanfaatkan hak membela diri mereka yang sah serangan itu menjadi aksi balasan terhadap agresi melawan Yaman selama beberapa tahun," kata Rouhani saat konferensi pers gabungan dengan mitra mereka dari Rusia dan Turki.

Baca juga: Trump Tuding Iran sebagai Dalang Serangan Fasilitas Minya Arab Saudi

Kelompok al-Houthi dukungan Iran yang memegang kendali Ibu Kota Sanaa, Yaman, mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu lalu, yang menyebabkan lebih dari setengah produksi minyak Arab Saudi anjlok sekaligus merusak pabrik pemrosesan minyak mentah terbesar di dunia.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, Iran sepertinya menjadi biang keladi atas serangan di fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu lalu.

Namun ia tidak menjelaskan secara gambalang mengapa menilai Iran sebagai biang keladinya. 

Sejumlah pejabat kabinet AS, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Energi Rick Perry, menuding Iran melancarkan serangan tersebut, yang menyebabkan produksi minyak mentah dunia merosot hingga lima persen.

Baca juga: Parah! Putri Kerajaan Saudi Divonis Perintahkan Pukul Tukang Bangunan

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: