Forgot Password Register

Puluhan Orang Meregang Nyawa Akibat Flu Ganas di Australia

Puluhan Orang Meregang Nyawa Akibat Flu Ganas di Australia Ilustrasi flu. (Foto: Pixabay)

Pantau.comSedikitnya 25 orang meninggal dunia akibat serangan di Queensland, Australia, sejak awal tahun ini. Tahun lalu jumlah yang meninggal mencapai 43 orang.

Kepala Depkes setempat Dr Jeannette Young meminta warga agar segera melakukan vaksinasi.

"Flu adalah penyakit virus yang serius. Ini tidak sama dengan penyakit biasa. Dan angka kematian ini menunjukkan betapa seriusnya komplikasinya," katanya, dikutip dari ABC News, Rabu (15/5/2019).

"Vaksinasi merupakan cara terbaik untuk mencegah influenza," kata Dr Young seraya menambahkan, hal ini dibutuhkan menjadi bukti pentingnya vaksinasi flu.

Baca juga: Wabah Demam Babi Kepung Benua Afrika

Pemerintah telah menyediakan layanan vaksinasi gratis untuk warga negara termasuk anak balita, wanita hamil, penduduk aborijin dan para lansia.

Data Depkes menunjukkan sekitar 10.500 orang yang menderita sakit flu tahun ini di Queensland dan 848 diijinkan diverifikasi di rumah sakit.

Secara nasional di Australia sekitar 40.000 kasus penyakit flu.

Pekan ini pihaknya mengeluarkan di Australia Selatan mengungkapkan 17 orang meninggal akibat flu, 13 di pindah penghuni panti jompo.

Sementara seorang petugas kesehatan di Gold Coast, Carl de Wet, mengatakan kian banyak pasien flu yang menangani dokter di sana.

Baca juga: Cacar Monyet Mengancam, Ketahui Gejala Serta Cara Pencegahannya

Dia mengatakan para dokter di kota itu termasuk yang tersibuk di Australia. "Rata-rata mereka memerlukan 500 pasien sehari-hari," katanya seraya menambahkan pasien flu memiliki masalah penyakit ini namun tidak begitu buruk sehingga perlu opname.

Dia mengatakan lebih dari 2.000 pasien datang ke unit gawat darurat di Queensland dalam enam bulan terakhir.

"Sekitar 1.000 pasien datang dengan lepuh di kulit, dan 3.000 lainnya dengan serpihan (benjolan kecil di kulit)," katanya.

Dia mengingatkan warga untuk memeriksakan diri jika memiliki masalah dengan pernapasan, nyeri dada atau rasa sakit.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More