Forgot Password Register

Sebuah Keputusan Sulit Pemain Muslim Jelang Piala Dunia 2018

Sebuah Keputusan Sulit Pemain Muslim Jelang Piala Dunia 2018 Paul Pogba. (Foto: Daily Star)

Pantau.com - Lebih dari satu miliar muslim di seluruh dunia menyambut bulan ramadan. Di mana pada bulan tersebut kaum muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan hawa nafsu dengan tidak makan dan minum dari terbit hingga terbenamnya matahari.

Kali ini para pesepakbola profesional dihadapkan dengan Piala Dunia 2018 di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018. Sebelum event empat tahunan itu, mereka akan menjalani latihan selama bulan puasa, lantas bagaimana pemain muslim mengatur waktu ibadahnya tanpa mengganggu porsi latihannya.

“Tidak mudah, pasti, untuk berlatih dan bermain saat saya sedang berpuasa,” ujar Omar Gaber, seorang bek Timnas Mesir yang dipanggil ke daftar sementara negaranya untuk Piala Dunia.

Kendati demikian, pemain berusia 26 tahun itu tetap menjalankan ibadah puasa. Menurutnya kesempatan tersebut didapatkan hanya 30 hari dalam satu tahun.  

“Tetapi saya harus melakukannya. Beberapa pemain ada yang menunda (puasa). Tapi bagi saya, itu hanya 30 hari sepanjang tahun. Dan bagi kami, di dalam agama kami, itu adalah hal yang sangat baik untuk dekat dengan Tuhan,” tambahnya.

Beberapa pemain Muslim lainnya memilih berbeda. Banyak yang mengambil keuntungan dari sebuah pengecualian, seperti mereka yang sakit, bepergian, atau melakukan tugas-tugas berat secara fisik. Pemain Timnas Jerman, Mesut Ozil, misalnya, ia tidak berpuasa ketika Piala Dunia 2014 di Brasil. Menurutnya, ia akan mengganti di hari lain karena pemain keturunan Turki itu menganggap dirinya tengah 'bekerja' di event Piala Dunia.


Klik Next Baca Lebih Lanjut...

Share :
Komentar :

Terkait

Read More