Forgot Password Register

Headlines

Sudahkah Cek Status DPT Anda? Ayo Cek di lindungihakpilihmu.kpu.go.id

Sudahkah Cek Status DPT Anda? Ayo Cek di lindungihakpilihmu.kpu.go.id Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019 akan digelar serentak pada hari Rabu esok, 17 April 2019.

Satu hari jelang hari pencoblosan, sudahkah anda mengecek nama anda di Daftar Pemilih Tetap 2019 (DPT)?

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu memberikan imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih untuk mengecek namanya di DPT Pemilu. Pengecekan DPT ini bisa dilakukan manual dengan mendatangi langsung kantor kelurahan, dan juga dapat  dilakukan secara online.

Baca juga: Mau Nyoblos tapi Beda Domisili? Bisa, Ini Dia Caranya

Caranya cukup mudah dan cepat yaitu dengan mengakses situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Pada halaman awal portal lindungihakpilihmu.kpu.go.id, pemilih akan diminta untuk mengisi nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Anda hanya perlu memasukkan nama lengkap sesuai dengan KTP serta NIK yang terdiri dari 16 digit.

Setelah itu, pemilih tinggal klik ikon 'cari' yang berada di bawah kolom NIK. Kemudian akan muncul tampilan apakah pemilih sudah terdaftar dalam DPT Pemilu atau belum. Apabila sudah terdaftar, akan muncul tampilan nama, jenis kelamin, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan, dan Nomor TPS lokasi untuk mencoblos.

Setelah itu ada tinggal datang ke lokasi TPS sesuai dengan nomor TPS yang tertera di web, dengan membawa form C6 yang telah dikirimkan ke rumah masing-masing sebelumnya.

Sebaliknya jika pemilih yang belum terdaftar maka akan mendapati layar bertuliskan "Alert!' ANDA BELUM TERDAFTAR ATAU KOMBINASI NIK DAN NAMA SALAH".

Baca juga: Jangan Golput! Tunjukkan Jarimu, Ada Promo Tiket Rp170.000 Masuk Ancol

Bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT juga masih punya kesempatan untuk menyalurkan hak pilihnya. Pemilih tersebut akan masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Pemilih yang masuk dalam DPK harus menunjukkan e-KTP atau surat keterangan (suket) perekaman e-KTP saat akan melakukan pencoblosan. Namun, pemilih dalam kategori DPK hanya diperbolehkan menggunakan hak pilihnya di TPS wilayah sesuai degan yang tertera di e-KTP.

Selain itu, pemilih yang berstatus DPK hanya diperbolehkan menggunakan hak pilih yakni satu jam sebelum TPS ditutup atau setelah pukul 12.00 WIB.

Dari hasil rekapitulasi itu tercatat jumlah pemilih dalam negeri Pemilu 2019 sebanyak 190 juta orang dan tempat pemungutan suara (TPS) sekitar 810 ribu.

"Total 810.329 TPS kemudian total jumlah daftar pemilih tetap di dalam negeri 190.779.969 pemilih," kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin, 8 April 2019.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More