Forgot Password Register

Tim Junior Indonesia Dievaluasi Meski Sapu Bersih Hadapi Inggris di BWF World Championship 2018

Tim Junior Indonesia Dievaluasi Meski Sapu Bersih Hadapi Inggris di BWF World Championship 2018 Susy Susanti. (Foto: Pantau.com/Tatang Adhiwidharta)

Pantau.com - Indonesia sukses menyapu bersih kemenangan 5-0 melawan Inggris pada babak penentuan juara grup H BWF World Junior Championships 2018, Rabu 7 November 2018. Hal ini sekaligus memastikan Indonesia untuk lolos ke babak perempatfinal beregu campuran.

Berbeda dengan pertandingan di babak penyisihan grup lainnya, Indonesia kali ini cukup mendapat perlawanan yang bagus. Beberapa wakil yang diturunkan tak bisa mulus begitu saja mendulang poin demi poin.

“Sudah kami prediksi dari kemarin kalau Inggris memang lumayan bagus. Saya juga sudah mengingatkan anak-anak untuk fokus bermain dan tidak anggap enteng. Komposisi pemain juga kami ambil yang terbaik dan dalam keadaan paling siap,” kata Susy Susanti, manajer tim Indonesia, seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

“Di ganda campuran tadi Rehan/Fadia tampaknya agak tegang, apalagi setelah Fadia servisnya difault dua kali. Tapi secara keseluruhan permainan sudah oke. Ikhsan juga seperti itu, game pertama menang tapi game kedua agak sedikit lengah. Nggak menekan. Tapi terakhir dia sudah bisa melewati. Kami memang sudah memprediksi kalau ganda campuran dan tunggal putra akan lumayan dapat perlawanan. Sedangkan tiga lainnya, kami masih di atas,” jelas Susy lagi.

Kendati demikian, Susy mengatakan bahwa laga kali ini dapat menjadi bekal para junior untuk menghadapi lawan yang lebih baik lagi nanti. Di babak perempatfinal, Indonesia akan bertemu Denmark.

“Dengan adanya perlawanan dari Inggris sebenarnya bagus juga untuk bersiap melawan Denmark. Paling nggak sudah lebih fokus dan lebih siap lagi. Karena bukannya mengecilkan, tapi di pertandingan-pertandingan sebelumnya lawan memang masih di bawah kami,” lanjut Susy.

Selain Indonesia dan Denmark, tim yang juga lolos ke delapan besar ialah China, Malaysia, Jepang, Taiwan, India dan Korea.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More