Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil Targetkan Tembus 10 Besar Dunia pada 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil Targetkan Tembus 10 Besar Dunia pada 2026
Foto: (Sumber: Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Indah Cahya Sari Jamil (kedua kiri) dan Adnan Maulana (kiri) terjatuh saat melawan ganda campuran Prancis Thom Gicquel dan Delphine Delrue pada babak perempat final Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Adnan/Indah gagal melaju ke semifinal usai kalah dengan skor 11-21, 21-23. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri.)

Pantau - Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil menargetkan dapat menembus peringkat 10 besar dunia pada tahun ini meski saat ini masih berada di posisi ke-24 dunia.

Target tersebut disampaikan Adnan Maulana dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, pada Kamis, 22 Januari 2026.

“Kami sih punya target tahun ini kami masuk sepuluh besar ya,” ungkap Adnan.

Peluang menembus peringkat 10 besar dinilai masih terbuka karena kalender turnamen BWF sejauh ini baru melangsungkan tiga turnamen.

Indah Cahya Sari Jamil menyampaikan target pribadinya adalah meraih podium di setiap turnamen yang diikuti guna mendulang poin peringkat.

“Ya kamu sih inginnya naik podium. Tapi ya tadi kami langkah demi langkah aja,” ujarnya.

Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil telah memastikan satu tiket ke babak perempat final Indonesia Masters 2026 yang merupakan turnamen BWF Super 500.

Kepastian tersebut diraih setelah mereka mengalahkan ganda Korea Selatan Lee Jong Min dan Lee Yu Lim melalui pertandingan rubber gim dengan skor 21-13, 19-21, 21-19.

Pada babak perempat final, pasangan Indonesia itu akan menghadapi ganda China Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin.

Indah Cahya Sari Jamil menyampaikan strategi yang akan dipersiapkan menghadapi laga tersebut.

“Permainan gaya mainnya lebih aman lagi, lebih yakin lagi, ya terus rotasinya lebih dapat,” ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf